Orang Tua Jadi Kunci Sukses Edukasi Kebencanaan Anak

  • 15 Jun 2026 13:08 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang: Keberhasilan edukasi kebencanaan pada anak tidak hanya ditentukan oleh materi yang diberikan di sekolah, tetapi juga oleh keterlibatan orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang konsisten antara rumah dan lingkungan pendidikan dinilai mampu membantu anak memahami cara menghadapi situasi darurat dengan lebih tenang dan terarah.

Dalam dialog bersama RRI Malang pada Minggu (14/2/2026), Abyz Wigati, S.Psi, Konselor Anak dan Keluarga Harum Family Centre Malang, menuturkan bahwa banyak orang tua masih menganggap pembahasan tentang bencana sebagai topik yang terlalu berat untuk anak. Padahal, menurutnya, anak justru perlu diperkenalkan pada risiko bencana secara bertahap agar memiliki pemahaman yang tepat dan tidak mudah termakan informasi yang menakutkan.

“Anak perlu mendapatkan informasi yang benar tentang bencana. Jika tidak diberikan penjelasan yang sesuai, mereka bisa membangun pemahaman sendiri dari informasi yang belum tentu akurat dan justru menimbulkan kecemasan,” kata Abyz Wigati.

Ia menjelaskan bahwa edukasi kebencanaan yang ramah anak dapat dimulai dari aktivitas sederhana di rumah. Misalnya dengan mengajak anak mengenali titik kumpul keluarga, menjelaskan fungsi perlengkapan darurat, hingga bermain peran mengenai langkah yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi atau banjir. Metode tersebut membantu anak belajar tanpa merasa sedang menerima pelajaran yang berat.

Menurut Abyz, orang tua juga perlu memperhatikan kondisi emosional anak ketika membahas isu kebencanaan. Penyampaian yang terlalu menakutkan dapat memicu kecemasan, sedangkan penyampaian yang terlalu santai berisiko membuat anak menganggap remeh ancaman bencana. Karena itu diperlukan keseimbangan antara memberikan informasi dan membangun rasa aman.

“Fokus utama edukasi kebencanaan pada anak adalah membangun kesiapan, bukan menakut-nakuti. Anak perlu memahami bahwa bencana bisa terjadi, tetapi ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjaga keselamatan diri apabila mereka sudah mengetahui langkah yang tepat,” jelasnya. Dengan pendampingan orang tua yang aktif, edukasi kebencanaan tidak hanya meningkatkan pengetahuan anak, tetapi juga memperkuat ketahanan psikologis mereka saat menghadapi kondisi darurat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....