Pembayaran Digital Dorong UMKM Lebih Profesional

  • 12 Jun 2026 10:05 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pembayaran digital semakin banyak digunakan pelaku UMKM sebagai solusi transaksi yang praktis dan sesuai kebutuhan konsumen saat ini. Menurut pendamping UMKM Tata, metode pembayaran menggunakan QRIS menjadi pilihan yang paling sering digunakan pelaku usaha.

“Pembayaran digital kini bukan sekadar pelengkap, melainkan sudah menjadi kebutuhan penting dalam menjalankan usaha modern. Penggunaan sistem tersebut tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih tertata,” kata Yunida Paramita, SAB: Konsultan Bisnis dan Pendamping UMKM; Owner Anja Mukti Education, Selasa (09/10/2026).

Ia menjelaskan pembayaran digital memungkinkan setiap transaksi tercatat secara otomatis tanpa memerlukan pencatatan manual yang rumit. Kondisi tersebut membantu pelaku usaha memperoleh data keuangan yang lebih akurat untuk mendukung pengambilan keputusan.

“Pembayaran konvensional tetap dapat berjalan baik apabila pelaku usaha disiplin melakukan pencatatan keuangan. Namun, sistem digital dinilai lebih unggul karena mampu menyimpan riwayat transaksi secara praktis dan terorganisasi. Kerapian administrasi keuangan sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan keberlanjutan sebuah usaha dalam jangka panjang. Pelaku usaha dapat mengetahui posisi bisnisnya dengan lebih jelas berdasarkan data transaksi yang tersedia,” imbuhnya.

Informasi tersebut membantu pelaku usaha menentukan strategi yang tepat ketika menghadapi tantangan maupun peluang pengembangan usaha. Selain itu, akses terhadap pembiayaan dan dukungan pengembangan usaha menjadi lebih mudah diperoleh.

Dari pengalaman mendampingi UMKM, Tata melihat manfaat pembayaran digital paling terasa pada aspek kepraktisan dan kecepatan transaksi. Kehadiran QRIS juga membantu mengatasi kendala ketersediaan uang kembalian yang sering menghambat transaksi penjualan.

“Pembayaran digital memberikan tingkat keamanan yang lebih baik karena mengurangi risiko kehilangan uang tunai. Pencatatan transaksi yang berlangsung otomatis juga memudahkan pelaku usaha mengelola arus keuangan secara lebih efektif,” tambahnya.

Selain meningkatkan efisiensi, penggunaan pembayaran digital turut memperkuat kepercayaan konsumen terhadap sebuah usaha. Tata mengamati sebagian besar UMKM menggunakan rekening khusus usaha sehingga pemantauan keuangan menjadi lebih mudah dilakukan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....