Cari Tahu Seputar Buah Rambusa
- 14 Sep 2024 16:37 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Rambusa memiliki nama Latin Passiflora foetida. Ia berasal dari keluarga Passiflora. Jadi buah ini masih bersaudara dengan buah markisa (Passiflora edulis) dan buah erbis (Passiflora guadrangularis). Kata foetida artinya bau. Passiflora foetida berarti tanaman dari keluarga Passiflora yang bau. pohon rambusa memang memiliki bau yang khas yang cukup menyengat. Bau ini berasal dari daunnya yang telah rusak.
Pohon rambusa berbunga cantik. Bunganya besar berwarna putih dengan semburat warna ungu. Kelopaknya berbentuk seperti rambut. Setelah terjadi penyerbukan, bunga berubah jadi buah. Buah rambusa yang sudah tua terbungkus oleh jaring. Jaring itu berasal dari kelopak bunga yang berubah jadi jaring. Buah rambusa memiliki banyak biji yang terbungkus oleh daging buah yang berlendir, mirip biji buah markisa. Namun, ukurannya sangat mini. Garis tengahnya sekitar 1,5 – 3 cm saja. Kira-kira sebesar tomat ceri. Perkembangan buah rambusa sejak jadi buah dengan mahkota bunga dan serbuk sari masih menempel di tubuhnya sampai jadi matang dengan terbungkus jaring. Pohon rambusa diduga berasal dari negara-negara beriklim tropis di Amerika.
Kemudian pohon itu berkembang ke daerah tropis lainnya di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia, rambusa mempunyai beberapa nama. Di Jawa disebut ceplukan blungsun. Orang Sunda menyebutnya buah rajutan, kaceprek. Orang Melayu menyebutnya timun padang. Sedangkan di luar negeri disebut wild water melon atau semangka liar. Buah rambusa yang sudah matang bisa dimakan langsung. Rasanya campuran rasa manis dan asam. Buah ini mengandung cukup banyak nutrisi. Seperti zat besi, vitamin C, kalsium, mineral, dan beberapa nutrisi lainnya. Namun hati-hati, jangan sampai makan buah rambusa muda, karena beracun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....