Tanggal 1 Juni Momen Bermakna Bagi Masyarakat Indonesia
- 01 Jun 2025 10:37 WIB
- Serui
KBRN, Serui: Setiap tanggal 1 Juni menjadi momen bermakna bagi masyarakat Indonesia. Hari ini tidak hanya sekadar tanggal di kalender, tetapi memiliki arti mendalam bagi bangsa. Jika Anda pernah bertanya-tanya tentang apa yang diperingati pada 1 Juni, jawabannya adalah Hari Lahir Pancasila. Namun, selain Hari Lahir Pancasila, tanggal 1 juni juga menjadi peringatan beberapa hal penting lainnya di dunia, di antaranya:
1. Hari Lahir Pancasila
Tahukah Anda sejarah lahirnya Pancasila? Ceritanya berawal dari janji kemerdekaan yang hendak diberikan Jepang saat menjajah Indonesia. Untuk mendapatkan dukungan rakyat yang kala itu mereka jajah, Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945, sebagai upaya untuk mempertahankan kendali di tengah kekalahan mereka dalam Perang Dunia II.
Tugas utama BPUPKI adalah merumuskan dasar negara bagi Indonesia yang akan merdeka. Dalam sidang BPUPKI yang berlangsung dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945, tokoh-tokoh bangsa seperti Moh. Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno mengusulkan gagasan tentang dasar negara. Pada akhirnya, rumusan tersebut melahirkan Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Pancasila kemudian disempurnakan lebih lanjut dalam Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945 sebelum resmi disahkan. Karena pentingnya momen ini, Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, menandatangani Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2016 yang menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Upacara peringatan resmi pertama untuk Hari Lahir Pancasila digelar pada tanggal 1 Juni 2017.
2. Hari Anak Internasional
Hari Anak Internasional juga diperingati setiap tanggal 1 Juni. Mungkin sebagian dari Anda pernah mendengar tentang Hari Anak Sedunia yang jatuh pada 20 November. Keduanya sebenarnya sama-sama valid dan memiliki nilai penting untuk dirayakan. UNICEF dan PBB pun menghargai kedua peringatan ini, karena memang ada negara yang memperingatinya pada 1 Juni, sementara negara lain memilih 20 November.
Sejarah peringatan ini bermula dari Deklarasi Hak-Hak Anak tahun 1959 dan Konvensi Hak-Hak Anak pada tahun 1989. Beberapa negara menetapkan 1 Juni sebagai peringatan Hari Anak Internasional, sementara PBB akhirnya mengadopsi kedua dokumen tersebut pada tahun 1990 dan menetapkan 20 November sebagai Hari Anak Sedunia.
Dilansir dari laman resmi PBB, tujuan utama dari kedua peringatan ini adalah mempromosikan kerja sama internasional, meningkatkan kesadaran akan hak-hak anak di seluruh dunia, serta mendorong perlindungan dan kesejahteraan anak-anak global. Melalui momentum ini, PBB berharap adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk memperjuangkan hak-hak anak demi terciptanya generasi masa depan yang lebih cerah.
3. Hari Orangtua Sedunia
Selain Hari Anak Internasional, tanggal 1 Juni juga ditetapkan sebagai Hari Orangtua Sedunia. Sejak tahun 1980-an, Perserikatan Bangsa-Bangsa mulai menyadari betapa pentingnya peran keluarga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.
Pada 9 Desember 1989, Majelis Umum PBB menetapkan tahun 1994 sebagai Tahun Keluarga Internasional. Kemudian, pada tahun 1993, diputuskan bahwa setiap tanggal 15 Mei diperingati sebagai Hari Keluarga Internasional. Baru pada tahun 2012, Majelis Umum PBB menetapkan 1 Juni sebagai Hari Orangtua Sedunia.
Menurut laman resmi PBB, Hari Orangtua Sedunia merupakan pengingat akan tanggung jawab utama keluarga dalam mengasuh dan melindungi anak-anak mereka. Anak-anak perlu tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh kebahagiaan, kasih sayang, dan pengertian untuk mendukung perkembangan kepribadian mereka secara optimal dan harmonis. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam mewujudkan hal tersebut.
Itulah beberapa peringatan penting yang jatuh pada tanggal 1 Juni. Sekarang Anda sudah mengetahui apa saja yang diperingati pada hari ini. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....