Cara, Proses dan Persiapan Melukat di Pura Kedatuan Raksa Sidhi
- 18 Mar 2025 06:36 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Umat Hindu, terutama di Pulau Bali, tentu sudah tidak asing lagi dengan upacara melukat. Melukat adalah sebuah ritual yang bertujuan untuk membersihkan jiwa dan pikiran manusia secara spiritual. Salah satu Pura yang banyak dikunjungi untuk melukat yakni Pura Kedatuan Raksa Sidhi.
Untuk melukat di Pura Kedatuan Raksa Sidhi, terdapat beberapa proses yang harus dilalui. Sebelum melakukan prosesi melukat, pengunjung wajib bersembahyang terlebih dahulu di Pura Dukuh. Kekuatan suci yang dipuja di tempat ini adalah Ida Dukuh Sakti. Di tempat ini, pengunjung memohon izin untuk melakukan prosesi melukat di Pura Kedatuan Raksa Sidhi. Tujuannya untuk memohon izin karena hendak melakukan aktivitas di sekitar area tersebut.
Setelah itu, pengunjung bisa langsung melukat di area beji yang ada di pura ini. Pengunjung wajib mengikuti urutan prosesi melukat sesuai arahan dan panduan petugas yang berada di pura ini. Jika semua pancoran telah dilalui, pengunjung bisa mengganti pakaian di tempat yang telah disediakan. Pengunjung kemudian bisa melanjutkan untuk bersembahyang di area utama Pura Kedatuan Raksa Sidhi.
Pastikan membawa pakaian ganti, dan menggunakan pakaian sesuai dengan ketentuan umum yang berlaku. Untuk melakukan persembahyangan ke Pura Kedatuan Raksa Sidhi, sarana yang perlu dibawa untuk melukat adalah tiga buah pejati, canang secukupnya, dan sarana untuk bersembahyang seperti bunga dan dupa. Pemedek bisa mengunjungi Pura ini setiap hari karena akan selalu ada petugas yang akan melayani pengunjung yang datang. Hari baik yang biasanya dipilih adalah Purnama, Tilem, Kajeng Kliwon, dan Banyu Pinaruh.
Setelahnya, pemedek dapat turun ke beji untuk menjalani penglukatan. Setelah melaksanakan upacara penglukatan, pemedek kembali bersembahyang untuk matur suksma atau mengungkapkan terima kasih karena telah diberikan izin untuk melukat dan menerima berkah di pura ini.
Selama prosesi melukat, pemedek juga dapat memohon maaf atas kesalahan yang pernah dibuat, terutama kesalahan kepada orang tua yang telah melahirkan. Setelahnya, dilanjutkan dengan memeluk patung lembu sebagai simbol dari Ibu Pertiwi.
Perlu diingat, prosesi melukat tidak hanya membutuhkan persiapan fisik. Anda juga perlu menyiapkan diri secara batin agar proses melukat bisa berjalan dengan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....