Pohon Kersen yang Berbuah Manis dan Legendaris

  • 07 Okt 2024 04:24 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Pohon Kersen yang memiliki nama latin Muntingia calabura berasal dari benua Amerika wilayah tropis yakni dari Meksiko bagian selatan, Karibia, Peru dan Bolivia. Kersen masuk ke Indonesia dari negara tetangga Filipina sekitar akhir abad ke-19 atau pada zaman kolonial Belanda.

Namanya pohon ini berbeda-beda di tiap daerah, ada yang menyebutnya seri, ceri, talok, kerukup siam, dan baleci. Orang Belanda sendiri menyebutnya Japanse kers (ceri Jepang) yang kemudian sebutan itu diturunkan ke bahasa Indonesia menjadi kersen.

Ciri-ciri pohon kersen yakni bentuknya ranting dan daunnya yang menyebar dan banyak sehingga membuatnya menjadi pohon yang teduh. Tumbuhnya tidak hanya di tanah perkebunan, tetapi juga di pinggiran jalan. Tak jarang pohon kersen menjadi "payung" bagi pejalan kaki, ojek, tukang becak, dan pedagang yang berteduh atau beristirahat.

Buah dari pohon kersen dinilai memiliki banyak kenangan masa kecil oleh sebagian kalangan di Indonesia, sehingga seringkali diberi embel-embel buah legendaris atau buahnya anak-anak zaman old. Saat musim hujan, buahnya banyak tumbuh dan siap panen atau malah jatuh begitu saja di atas tanah.

Rasa buah kersen yang manis mengundang banyak orang terutama anak-anak untuk memburu buah mungil berwarna merah menyala tersebut. Selain dilahap langsung, buah kersen juga bisa diolah menjadi bahan olesan roti, dodol, ataupun sirup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....