Angka Pernikahan di Indonesia Menurun, Kok Bisa?

  • 05 Okt 2024 12:08 WIB
  •  Serui

KBRN, Serui: Menikah adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri, dengan tujuan membentuk keluarga bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun tahukah kamu, anak muda Indonesia saat ini cenderung ingin menunda pernikahan?
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, angka pernikahan di Indonesia cenderung mengalami penurunan sejak 10 tahun terakhir. Banyak anak muda di Indonesia saat ini yang tak lagi menjadikan pernikahan sebagai prioritas dalam hidupnya.
Dikutip dari Katadata.co.id, selama 10 tahun terakhir, kenaikan pemuda belum kawin hampir mendekati 10 poin. BPS menyebutkan, presentase pemuda belum kawin naik 9,11 poin dari 51,98% pada tahun 2011.
Sementara pemuda berstatus kawin hanya sebesar 37,69% pada tahun 2021. Angka ini menurun 1,16 poin dari tahun sebelumnya yang sebesar 38,85%. Adapun jika dibandingka dengan 2011 menurun 8,81 poin dari 46,5%.
Fenomena terjadinya penurunan angka pernikahan ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti ekonomi yang belum stabil, mental yang belum siap, serta kondisi budaya yang mulai modern dan terbuka.
Banyaknya kasus KDRT juga menjadi faktor lain menurunnya angka pernikahan di Indonesia. Rasa takut ini menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat, terkhususnya kaum perempuan.
Namun perlu di ingat, kehidupan pernikahan tergantung pada siapa yang menjalaninya. Jika ingin hubungan yang bahagia tentunya harus dilandasi atas iman dan takwa, serta rasa syukur terhadap apa yang kita punya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....