Ketahui Efek Samping Sedot Lemak

  • 16 Sep 2024 11:35 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Sedot lemak (liposuction) merupakan prosedur yang populer untuk menghilangkan lemak yang membandel di bagian-bagian tubuh tertentu seperti perut, paha, lengan, atau leher. Meskipun prosedur ini sering dianggap aman, penting untuk mengetahui bahwa ada berbagai efek samping dan risiko yang mungkin terjadi.

Dikutip dari mayoclinik.org berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi ketika melakukan sedot lemak :

Nyeri, Pembengkakan, dan Memar

Setelah sedot lemak, umumnya pasien akan mengalami rasa nyeri di area yang dioperasi. Nyeri ini dapat disertai dengan pembengkakan dan memar, terutama pada minggu-minggu awal pasca-operasi.

Pembengkakan dapat berlangsung beberapa minggu atau bahkan bulan tergantung pada tingkat prosedur yang dilakukan. Rasa nyeri biasanya bisa dikelola dengan obat pereda nyeri, tetapi bagi beberapa orang rasa tidak nyaman bisa cukup signifikan.

Infeksi

Infeksi adalah risiko umum dalam semua prosedur bedah. Dalam kasus sedot lemak, infeksi bisa terjadi jika prosedur tidak dilakukan dengan kebersihan dan sterilisasi yang baik.

Meski jarang, hal ini bisa menjadi serius dan memerlukan pengobatan tambahan, bahkan operasi lanjutan. Gejala infeksi bisa berupa kemerahan, nyeri yang semakin parah, demam, dan keluarnya nanah dari area yang dioperasi.

Perubahan Sensasi Kulit

Pasien sering kali mengalami perubahan sensasi di kulit setelah sedot lemak, seperti mati rasa atau kesemutan. Ini biasanya terjadi karena saraf di area operasi terkena dampak dari prosedur.

Pada banyak kasus, sensasi ini bersifat sementara dan akan kembali normal seiring waktu, namun dalam beberapa kasus, mati rasa bisa menjadi permanen.

Ketidaksempurnaan Kontur Tubuh

Hasil sedot lemak tidak selalu mulus. Setelah lemak dihilangkan, kulit mungkin tidak mengencang dengan baik, sehingga menimbulkan penampilan yang bergelombang atau tidak rata.

Masalah ini lebih mungkin terjadi jika kulit seseorang kurang elastis atau jika terlalu banyak lemak yang dihilangkan dalam satu area. Bekas luka atau jaringan parut juga dapat terbentuk, tergantung pada teknik bedah yang digunakan.

Penggumpalan Lemak atau Cairan (Seroma)

Setelah sedot lemak, tubuh bisa membentuk penggumpalan lemak yang tersisa atau cairan (seroma) di area yang dirawat. Seroma adalah penumpukan cairan di bawah kulit yang bisa terjadi beberapa hari atau minggu setelah operasi.

Dalam beberapa kasus, seroma dapat hilang dengan sendirinya, tetapi kadang-kadang perlu dilakukan prosedur untuk mengeluarkan cairan tersebut.

Komplikasi Anestesi

Sedot lemak biasanya dilakukan di bawah anestesi umum atau lokal, meskipun umumnya aman, tetap membawa risiko. Reaksi alergi terhadap obat anestesi atau komplikasi seperti kesulitan bernapas, tekanan darah rendah, atau jantung yang tidak stabil dapat terjadi selama atau setelah operasi.

Trombosis Vena Dalam (DVT)

Meskipun jarang, prosedur bedah seperti sedot lemak dapat meningkatkan risiko pembekuan darah di pembuluh darah besar (trombosis vena dalam). Jika gumpalan darah tersebut bergerak ke paru-paru, ini dapat menyebabkan emboli paru, kondisi yang mengancam jiwa.

Dokter bedah biasanya akan mengambil tindakan pencegahan untuk meminimalkan risiko ini, seperti penggunaan stoking kompresi atau menganjurkan mobilisasi dini setelah operasi.

Emboli Lemak

Pada kasus yang sangat jarang, partikel-partikel lemak dapat masuk ke aliran darah dan menyebabkan emboli lemak. Ini bisa menjadi kondisi serius yang mempengaruhi organ-organ vital seperti paru-paru, otak, atau jantung.

Gejalanya meliputi sesak napas, pusing, atau kehilangan kesadaran, dan memerlukan penanganan medis segera.

Kerusakan Organ Dalam

Sedot lemak menggunakan kanula, sebuah alat tipis yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk menyedot lemak. Jika kanula dimasukkan terlalu dalam atau digunakan secara tidak hati-hati, ada risiko kerusakan pada organ dalam seperti usus atau pembuluh darah.

Meskipun ini sangat jarang, kerusakan organ bisa berakibat fatal dan memerlukan tindakan bedah darurat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....