Faktor Risiko dan Gejala Iritasi Usus Besar

  • 18 Jul 2024 06:11 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Iritasi Usus Besar (IUB) adalah nyeri perut bagian bawah yang terjadi secara berulang-ulang selama berbulan-bulan. Eamonn M.M. Quigley, MD, dari Houston Methodist Hospital mengatakan hal itu terjadi jika disertai dengan perubahan pada usus, seperti diare atau konstipasi ataupun keduanya.

Dilansir dari thehealthy.com menurut laporan Journal of Gastroenterology ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa ekologi usus yang terganggu merupakan akar dari IUB. demikian . Dengan demikian manipulasi bakteri usus dengan mengonsumsi probiotik, prebiotik, dan antibiotik khusus atau antimikroba herbal merupakan pengobatan yag efektif.

Faktor risiko: Wanita di bawah usia 50 tahun

Menurut National Institute penderita wanita lebih banyak mengalami iritasi usus besar dibandingkan pria. Bentuk (IUB) juga cenderung berbeda menurut jenis kelamin, wanita lebih cenderung mengalami sembelit dan kembung, sementara pria lebih cenderung mengalami diare.

Iritasi usus besar menjadi lebih jarang terjadi setelah seseorang mencapai usia 50-an, terutama wanita. Hal ini terjadi karena perubahan hormon menopause, atau perubahan bakteri usus yang terjadi seiring bertambahnya usia.

Gejala Iritasi Usus Besar

Setiap orang mengalami perbedaan dalam iritasi usus besar. Dilansir dari siloamhospitas.com ada beberapa gejala umum yang dialami penderita iritasi usus besar :

- Intensitas buang gas menjadi meningkat.

- Sering mengalami perut kembung.

- Tekstur atau bentuk feses tidak menentu, bisa jadi keras atau lembek.

- Terdapat cairan pada feses.

- Merasakan nyeri perut dan kram.

- Diare cair dan terjadi lebih dari sekali dalam satu hari.

- Mengalami sembelit.

- Mengalami gejala yang hilang timbul

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....