Mengenal Manfaat ASMR di Hari ASMR Internasional
- 10 Apr 2024 16:06 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Tiap tahun pada tanggal 9 April diperingati sebagai Hari ASMR Internasional. Dilansir dari berbagai sumber, ASMR merupakan akronim dari Autonomous Sensory Meridian Response.
Jika diartikan dalam Bahasa Indonesia merupakan sensasi menggelitik yang muncul di bagian-bagian tertentu misalnya leher, kulit kepala, atau punggung. Penyebab sensasi tersebut muncul dikarenakan ada stimulus berupa visual maupun auditori.
ASMR pertama kali populer sekitar tahun 2000an oleh Jennifer Allen yang merupakan pakar keamanan siber. Hingga kini, belum banyak penelitian yang secara khusus membahas ASMR.
Meskipun terbatasnya penelitian, menurut beberapa ahli, menyebutkan bahwa ASMR memiliki beragam manfaat. Manfaat tersebut antara lain:
- Mengatasi Insomnia
Hal ini dikemukakan oleh beberapa ahli psikologi. Para ahli mengatakan bahwa efek ASMR hampir serupa dengan meditasi, yakni seseorang akan rileks kemudian tertidur.
Orang dengan insomnia akan mempunyai dampak buruk berupa menurunnya daya tahan tubuh sehingga kurang produktif dalam melakukan sehari-hari.
Tentu, dengan mengistirahatkan tubuh yang cukup membuat kegiatan sehari-hari lebih fit dibanding ketika mengalami insomnia. Manfaat satu ini diperkuat pula oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh Sheffield University di Inggris.
Penelitian tersebut menyebutkan bahwa konten ASMR mempunyai manfaat terapeutik yang dapat meminimalisir detak jantung dan merangsang perasaan positif dalam diri seseorang. Dengan begitu, seseorang cepat terlelap.
- Membuat Tubuh Lebih Rileks
Pada tahun 2015, dua peneliti dari Swansea University, Inggris, yakni Emma L. Barrat dan Nick J. Davis melakukan penelitian khusus tentang ASMR dengan judul Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR): a flow-like mental state pada tahun 2015. Penelitian tersebut dibantu dengan 475 responden.
Kesimpulan dari penelitian yang mereka lakukan kepada 475 responden ditemukan bahwa ASMR bermanfaat untuk memperbaiki suasana hati bagi pendengar atau penonton konten ASMR. Suasana hati yang baik membuat tubuh seseorang menjadi lebih rileks.
Manfaat tersebut diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh Ryerson University di Toronto dan University of Winnipeg. Kedua perguruan tinggi Kanada tersebut menyepakati bahwa efek yang ditimbulkan dari konten ASMR seperti mendengarkan musik. Sama-sama dapat memberi relaksasi bagi pendengar maupun penontonnya.
- Mengatasi Depresi
Masih mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh Emma L. Barrat dan Nick J. Davis dari Swansea University, beberapa responden dari penelitian berupa penderita depresi dan penyakit kronis. Setelah mendengar maupun menonton konten ASMR, para responden tersebut merasa lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....