Manfaat Arak Bali untuk Kesehatan dan Kehidupan Sehari-hari
- 22 Jun 2025 09:53 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Arak Bali bukan hanya minuman beralkohol tradisional khas Pulau Dewata, tetapi juga memiliki beragam manfaat kesehatan dan sosial yang penting bagi masyarakat Bali. Seperti dikutip dari laman gramedia.com. Minuman ini telah lama digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pengobatan tradisional hingga ritual adat.
1. Menghangatkan Tubuh
Arak Bali dikenal efektif menghangatkan tubuh, terutama saat musim dingin atau hujan. Kandungan alkohol dalam arak berperan sebagai vasodilator yang meningkatkan aliran darah ke permukaan kulit sehingga tubuh terasa hangat. Para petani di Bali sering mengonsumsi arak sebelum beraktivitas di sawah untuk menjaga stamina dan kehangatan tubuh.
2. Menurunkan Demam
Selain diminum, arak juga bisa digunakan secara tradisional untuk menurunkan demam. Caranya dengan mencelupkan sapu tangan ke dalam arak lalu ditempelkan di bawah pusar selama beberapa menit, membantu menurunkan suhu badan.
3. Pengobatan Tradisional
Arak Bali dipercaya memiliki khasiat sebagai obat rematik, diabetes, dan sariawan. Selain itu, arak juga digunakan sebagai bahan campuran ramuan obat tradisional yang dapat melancarkan sistem pencernaan, menjaga kesehatan tulang, dan meredakan batuk serta flu.
4. Alat Kecantikan dan Perawatan Kulit
Arak Bali juga dimanfaatkan sebagai bahan dalam perawatan kecantikan tradisional. Minuman ini dipercaya dapat mengawetkan kulit dan membuatnya lebih awet muda, serta berfungsi sebagai antiseptik ringan untuk membersihkan luka kecil.
5. Peran dalam Upacara Adat dan Spiritual
Selain manfaat kesehatan, arak Bali memiliki makna penting dalam upacara adat dan keagamaan di Bali. Arak digunakan sebagai persembahan kepada dewa dan roh leluhur, serta dipercaya dapat mengusir roh jahat dan menetralkan energi negatif dalam ritual seperti Ngaben dan Bhuta Yadnya.
6. Potensi Sebagai Bahan Bakar
Menariknya, arak Bali juga telah diuji sebagai bahan bakar bioethanol yang ramah lingkungan. Eksperimen oleh mahasiswa Universitas Udayana menunjukkan bahwa arak dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif dengan kualitas lebih baik dari premium.
Arak Bali lebih dari sekadar minuman beralkohol. Dia adalah warisan budaya yang kaya manfaat.
Dari menjaga kehangatan tubuh, mengobati penyakit, hingga berperan dalam ritual adat, arak Bali tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Pulau Dewata. Konsumsi arak dengan takaran bijak, seperti satu hingga dua seloki, diyakini memberikan manfaat kesehatan tanpa menimbulkan efek negatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....