Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Sungai Lais

  • 11 Nov 2025 22:34 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di Sungai Lais, Jalan Peternakan, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, pada Selasa (11/11/2025) sore, menggemparkan warga setempat. Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.25 WITA dan langsung memicu respons cepat dari pihak berwenang.

Petugas dari Polres Samarinda bersama tim gabungan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Inafis, serta relawan PMI segera meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi yang berlangsung cukup lama, dikarenakan medan yang sulit dijangkau, akhirnya selesai pada pukul 17.45 WITA.

Pamapta II Polres Samarinda, Ipda Yudiansyah, membenarkan penemuan jenazah tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah dilakukan penelusuran, mayat tersebut ditemukan mengapung di aliran Sungai Lais. "Proses evakuasi berjalan dengan koordinasi yang baik antar instansi," ucap Yudiansyah.

Menurutnya, informasi tentang penemuan mayat tersebut pertama kali diterima sekitar pukul 15.25 dari Pelabuhan Pasar Bagi. "Kami langsung menuju ke DKP Sungai Lais untuk evakuasi dan berkoordinasi dengan tim Inafis serta PMI," ujarnya.

Jenazah ditemukan dalam posisi tengkurap sehingga wajah korban tidak terlihat jelas. "Untuk kondisi, ditemukan dalam posisi tengkurap. Jadi wajahnya tidak terlihat jelas," katanya. Polisi juga masih mendalami lebih lanjut terkait identitas korban karena tidak ditemukan dokumen atau tanda pengenal di lokasi kejadian.

“Untuk identitas pasti masih kita dalami lagi. Sementara jenazah kita amankan dulu dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Proses evakuasi sempat mengalami hambatan karena kondisi lapangan yang sulit, namun berkat respons cepat dari tim Inafis dan relawan PMI, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke pelabuhan.

Jenazah laki-laki tanpa identitas tersebut kini telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan autopsi guna memastikan penyebab kematian. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari warga sekitar untuk mengungkap identitas korban serta kronologi kejadian.

Seiring dengan berjalannya waktu, pihak kepolisian berjanji akan memberikan keterangan lebih lanjut terkait temuan ini setelah proses identifikasi selesai dilakukan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....