Bahaya Melewatkan Sarapan Bagi Kesehatan
- 25 Sep 2025 20:35 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Sarapan pagi kerap dianggap sepele oleh sebagian orang. Banyak yang melewatkannya karena terburu-buru, tidak terbiasa makan pagi, atau sedang menjalani pola makan tertentu seperti diet. Padahal, melewatkan waktu makan pertama dalam sehari dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan, baik secara fisik maupun mental.
Sarapan adalah salah satu kebiasaan sehat yang penting untuk menjaga keseimbangan energi, konsentrasi, hingga kestabilan suasana hati. Menurut Christy Harrison, seorang ahli diet yang dilansir dari Antara, melewatkan sarapan tidak memberikan manfaat berarti bagi tubuh.
“Menurut saya, tidak ada manfaat potensial dari berpuasa atau melewatkan makan, justru ada bahaya yang sangat nyata,” ucap Christy.
Lalu, apa saja risiko yang bisa terjadi bila seseorang rutin melewatkan sarapan? Berikut ini penjelasannya:
1. Meningkatkan Kecemasan dan Stres
Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan energi di pagi hari, kadar gula darah dapat turun drastis. Ini berpengaruh langsung terhadap hormon yang mengatur suasana hati. Akibatnya, seseorang menjadi lebih mudah cemas, stres, bahkan mudah marah. Kondisi ini tentu bisa mengganggu aktivitas harian.
2. Energi Tubuh Menurun dan Mudah Lelah
Sarapan berperan penting sebagai sumber energi untuk memulai aktivitas. Tanpa asupan makanan di pagi hari, tubuh akan kekurangan “bahan bakar” sehingga terasa lemas, cepat lelah, sulit berkonsentrasi, bahkan bisa mengalami pusing.
3. Gangguan pada Sistem Pencernaan
Pagi hari merupakan waktu alami tubuh untuk memulai kembali metabolisme setelah tidur malam. Jika sarapan diabaikan, sistem pencernaan tidak mendapat sinyal untuk mulai bekerja. Hal ini bisa menyebabkan gangguan seperti perut kembung, tidak nyaman, sembelit, atau bahkan diare.
4. Nafsu Makan Berlebihan dan Risiko Obesitas
Makan tidak teratur, termasuk melewatkan sarapan, dapat meningkatkan risiko obesitas. Tanpa sarapan, tubuh cenderung merasa sangat lapar di siang hari, sehingga membuat seseorang makan berlebihan, terutama makanan tinggi kalori, gula, dan garam. Pola ini tidak hanya menyebabkan penambahan berat badan, tetapi juga bisa memicu sindrom metabolik.
| Baca juga: Bahaya Merokok bagi Perokok Aktif dan Pasif |
5. Kekurangan Nutrisi Penting untuk Tubuh
Sarapan adalah kesempatan pertama untuk memasukkan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, protein, dan serat ke dalam tubuh. Jika dilewatkan, tubuh akan kehilangan sumber nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi vital. Akibatnya, seseorang lebih berisiko mengonsumsi camilan tidak sehat atau makanan cepat saji yang tinggi kalori dan rendah nilai gizi.
Sarapan Sehat, Awal Hari yang Produktif
Dengan banyaknya manfaat yang ditawarkan, tidak ada alasan untuk melewatkan sarapan. Menyantap makanan sehat dan bergizi seimbang di pagi hari adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan tubuh dan pikiran.
Para ahli menyarankan agar sarapan mengandung kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Beberapa pilihan menu sehat antara lain: roti gandum dengan telur, oatmeal dengan buah segar, atau nasi dengan lauk sayur dan protein.
Sarapan bukan sekadar kebiasaan, tapi kebutuhan penting yang menentukan kualitas hari Anda. Jangan remehkan waktu makan pagi, karena dampaknya bisa memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....