Strategi UMKM Jember Jemput Berkah Lebaran
- 26 Mar 2026 17:31 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jember mulai mengoptimalkan strategi untuk memenuhi lonjakan permintaan saat menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal ini dibahas dalam program “Obras” (Obrolan Komunitas) RRI Jember bersama Feri Dwi Ratno Wulandari, pemilik Voutik dan Moki Cookies & Bakery, Jumat 13 Maret 2026.
Feri mengungkapkan, momentum Lebaran menjadi periode penting bagi pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner dan fashion. Ia harus mampu mengelola dua lini bisnis sekaligus di tengah meningkatnya pesanan.
Menurutnya, minat berwirausaha telah tumbuh sejak kecil. Ia mengawali usaha dengan menjual kerajinan tangan saat masih duduk di bangku sekolah dasar, hingga akhirnya terus berkembang meski sempat bekerja sebagai guru honorer dan pekerja migran di Taiwan.
“Jenama Voutik justru lahir saat saya berada di Taiwan pada masa pandemi COVID-19, dengan tujuan memberdayakan penjahit di Indonesia yang terdampak,” ujarnya.
Dalam mengelola bisnis kue kering Moki Cookies, Feri menerapkan sistem pre-order sejak awal Ramadan. Strategi ini dilakukan untuk menjaga kualitas produk sekaligus menghindari risiko kerusakan akibat produksi terlalu dini.
“Kami selalu diskusikan kapasitas produksi tim. Kalau targetnya 200 kilogram, ya tidak dipaksakan lebih agar kualitas tetap terjaga,” katanya.
Ia menambahkan, meski permintaan meningkat, proses produksi tetap dilakukan secara manual untuk menjaga cita rasa dan kualitas produk.
Selain pasar lokal, produk miliknya juga telah menjangkau pasar internasional seperti Taiwan dan Hongkong, serta beberapa kota di dalam negeri. Untuk pemasaran, Feri memanfaatkan media sosial secara konsisten, seperti WhatsApp Story dan TikTok.
Feri menilai, kunci keberhasilan usaha terletak pada konsistensi, inovasi, dan kemampuan membaca peluang pasar. Ia juga mengingatkan pelaku UMKM untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan usaha.
“Jangan pesimis. Kalau gagal, evaluasi dan cari strategi baru. Jangan mudah berpindah sebelum menemukan pola yang tepat,” ucapnya.
Di akhir perbincangan, Feri mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal. Menurutnya, kualitas produk UMKM Indonesia tidak kalah bersaing dengan produk luar negeri.
“Produk lokal punya kualitas yang baik, jadi mari kita dukung bersama,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....