Pers Mahasiswa Dituntut Tetap Kredibel di tengah Arus Informasi Digital
- 01 Okt 2026 07:50 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Pers mahasiswa dan media kampus memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi serta mengawal berbagai isu di lingkungan perguruan tinggi di tengah perkembangan era digital. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam talkshow OBRAS (Obrolan Komunitas) yang digelar di Studio PRO1 LPP RRI Jember, Selasa (29/9/2026), dengan tema “Peran Pers Mahasiswa dan Media Kampus di Era Digital”.
Talkshow tersebut menghadirkan tiga narasumber dari lembaga pers mahasiswa, yakni Dimas Aria Wicaksono, Pemimpin UKPM Pijar FKIP Universitas Jember (UNEJ), Puteri Yang Dinanti, Pemimpin UKMPK Tegalboto UNEJ, serta Aep Syaefulloh, Pemimpin UKMP Explant Politeknik Negeri Jember (POLIJE). Ketiganya membahas perbedaan ruang lingkup, fokus kegiatan, serta tantangan pers mahasiswa dan media kampus dalam menghadapi perkembangan informasi digital.
Dalam perkembangannya, media digital memberikan tantangan tersendiri bagi pers mahasiswa, terutama ketika sebuah informasi atau konten menjadi viral. Dimas menekankan bahwa viralitas tidak boleh menjadi satu-satunya dasar dalam menentukan pemberitaan. “Kita harus memastikan kredibilitas, jangan hanya karena viral kita tidak melihat fakta di lapangan. Dan kita harus mempertanggungjawabkan berita tersebut,” ujarnya.
Dina menambahkan bahwa pers mahasiswa memiliki peran sebagai penghubung berbagai kepentingan di lingkungan kampus. “Ibaratnya kita harus menjadi jembatan dalam mendukung kepentingan bersama,” katanya. Menurutnya, media kampus tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi ruang komunikasi antara mahasiswa dan berbagai pihak di lingkungan perguruan tinggi.
Sementara itu, Aep menyoroti pentingnya memberikan latar belakang yang jelas ketika menyampaikan kritik melalui media kampus. “Mengkritik itu boleh, tapi harus diberi latar belakang yang jelas,” ujarnya. Kritik yang disampaikan melalui pemberitaan perlu didukung fakta dan konteks yang memadai agar informasi yang diterima pembaca tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Melalui talkshow OBRAS di LPP RRI Jember, para narasumber menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital perlu diimbangi dengan tanggung jawab dalam mengelola informasi. Pers mahasiswa dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga tetap mengedepankan verifikasi, kredibilitas, dan kode etik jurnalistik. Dengan demikian, media kampus dapat menjalankan perannya sebagai sumber informasi sekaligus ruang komunikasi dan kontrol di lingkungan perguruan tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....