Lalu Lintas Jembatan Koncer Disiapkan Lebih Aman

  • 24 Sep 2026 12:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso – Forum Lalu Lintas Kabupaten Bondowoso akan memasang portal pembatas ketinggian di Jembatan Koncer untuk mencegah kendaraan berat melintas. Langkah ini dilakukan karena kondisi jembatan yang mengalami sejumlah kerusakan, sementara hasil uji kelaikan teknis jembatan dari Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Provinsi Jawa Timur belum keluar.

Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Heri Nugroho mengatakan, pemasangan portal menjadi salah satu langkah yang disepakati dalam rapat Forum Lalu Lintas Bondowoso. Portal akan dipasang di dua sisi jembatan, yakni bagian utara dan selatan.

"Kemudian untuk portal, kami kemarin juga sudah sepakat portal itu dibangun oleh PU dengan tingginya 2,2 meter. Terus dikasih lampu, lampu LED itu, biar kalau malam hari nanti tetap terlihat," kata Heri Nugroho saat dikonfirmasi pada Kamis 24 September 2026.

Menurutnya, pembatasan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kendaraan berat yang saat ini masih melintas di Jembatan Koncer. Terlebih, Jembatan Sentong di Nangkaan yang menjadi salah satu jalur alternatif kendaraan berat masih dalam proses pembangunan.

Heri menjelaskan, Jembatan Koncer saat ini mengalami sejumlah kondisi seperti ambles dan lubang pada badan jalan. Getaran juga terasa ketika kendaraan melintas di atas jembatan.

"Namun demikian, kami sudah mengajukan uji laik jembatan dari komisi keselamatan. Keselamatan di provinsi. Ada komisi keselamatan jembatan dan terowongan," ujarnya.

Ia menyebutkan, hasil uji kelaikan tersebut nantinya akan menentukan kapasitas kendaraan yang diperbolehkan melintas serta mengetahui kondisi dan umur teknis jembatan.

Sambil menunggu hasil uji tersebut, Forum Lalu Lintas memastikan kendaraan berat akan dibatasi melintas. Berdasarkan kelas jalan, Jembatan Koncer hanya diperuntukkan bagi kendaraan kelas jalan III atau kendaraan roda empat.

Karena itu, portal akan dipasang di kedua sisi jembatan. Pada sisi selatan, portal direncanakan ditempatkan sebelum kawasan Riverside agar kendaraan yang tidak mengetahui rambu masih dapat melakukan putar balik sebelum masuk ke jembatan.

"Kalau di tengah-tengah jembatan, begitu masuk nyantol, tambah bahaya juga untuk masyarakat," katanya.

Heri menambahkan, pada tahap awal pemasangan portal akan disertai penjagaan bersama Dinas Perhubungan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jalan. Kendaraan roda enam ke atas, termasuk bus, nantinya diarahkan menggunakan jalur alternatif.

"Truk yang roda enam ke atas itu harus memutar sedikit. Ini demi keamanan," tuturnya.

Kendaraan berat akan diarahkan melalui Desa Bataan, kemudian memutar di Simpang Tiga Pohon Beringin dan selanjutnya menuju kawasan Pondok Pesantren Al-Maliki.

Saat ini, Forum Lalu Lintas masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan organisasi angkutan darat (Organda). Sosialisasi juga akan melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika serta media massa.

"Kita masih dalam proses sosialisasi. Masyarakat juga perlu, kita juga menghargai juga rekan-rekan Organda, jadi kita sosialisasi," ungkapnya.

Sementara itu, Forum Lalu Lintas juga telah berkoordinasi dengan pihak PU terkait pemasangan portal Jembatan Koncer. Pemasangan diperkirakan dapat dilakukan paling cepat tujuh hari setelah rapat koordinasi.

"Ini saya minta bantuan dari rekan-rekan wartawan untuk sosialisasi. Tadi kami sudah menghubungi rekan-rekan PU, kemungkinan pemasangan tujuh hari setelah rapat, paling cepat itu, portalnya," pungkas Heri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....