Gunung Semeru Erupsi Siang Ini, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati

  • 22 Sep 2026 17:11 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Selasa, 22 September 2026, pukul 13.11 WIB. Tinggi kolom abu tidak teramati akibat tertutup kabut, namun aktivitas vulkanik terekam jelas di seismograf.

Data yang dihimpun RRI dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Geologi, dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)

berdasarkan laporan pengamatan, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 2 menit 5 detik, saat ini, Gunung Semeru masih berada pada Status Level III atau Siaga.

Menanggapi erupsi tersebut, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan.

Adapun rekomendasi yang disampaikan adalah sebagai berikut tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak atau pusat erupsi. Di luar jarak tersebut, masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

"Tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar," Katanya Selasa 22 September 2026.

Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

BPBD Lumajang meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan terus memantau perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan BPBD.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....