ASDP Siapkan Jembatan LCM-Bulusan untuk Urai Antrean Logistik

  • 21 Sep 2026 11:46 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menyiapkan pembangunan jembatan penghubung antara dermaga Landing Craft Machine (LCM) Ketapang dengan dermaga Bulusan, Banyuwangi. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk mengurangi antrean kendaraan logistik di jalan raya depan kawasan Pelabuhan Ketapang.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan rencana pembangunan jembatan tersebut sedang dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Salah satu pembahasan yang disiapkan yakni pertemuan dengan warga terkait rumah yang terdampak rencana pembangunan.

Media mengatakan ASDP telah berkomunikasi dengan Pemkab Banyuwangi melalui Camat Kalipuro untuk menyiapkan pertemuan dengan warga. Pertemuan tersebut diperlukan agar proses pengembangan akses penghubung antara kedua kawasan dermaga dapat berjalan dengan baik.

“Bahwa kita akan melakukan pengembangan, seperti penghubung jembatan sehingga ini bisa berjalan dengan baik,” jelas Media, Jumat, 18 September 2026.

Menurut Media, target awal pembangunan jembatan direncanakan pada 2026. Namun, dengan melihat proses yang masih berjalan, pembangunan tersebut berpotensi mundur hingga awal 2027.

Terkait pembebasan lahan, ASDP masih akan membahas mekanismenya bersama Pemkab Banyuwangi. Untuk pembiayaan pembangunan, Media berharap terdapat skema berbagi anggaran antara ASDP dan pemerintah daerah.

Media menjelaskan, keberadaan jembatan penghubung tersebut diharapkan dapat mengurangi pergerakan kendaraan logistik di jalan raya depan kawasan ASDP. Kendaraan logistik nantinya dapat keluar-masuk kawasan pelabuhan melalui akses yang terhubung langsung dengan kantong parkir di area dermaga Bulusan.

“Artinya memindahkan semua antrean masuk ke dalam pelabuhan. Tidak perlu keluar lagi, kalau keluar itu memang sudah keluar (meninggalkan) pelabuhan,” ucap Media.

Dengan skema tersebut, antrean kendaraan logistik diharapkan tidak lagi meluber ke jalan raya. Pengaturan arus kendaraan juga dapat dilakukan lebih banyak di dalam kawasan pelabuhan sehingga akses lalu lintas umum di sekitar Ketapang tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....