Kemacetan Ketapang Terurai, Arus Situbondo-Banyuwangi Kembali Lancar

  • 08 Sep 2026 18:45 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Kemacetan di jalur Situbondo–Banyuwangi menuju Pelabuhan Ketapang akhirnya terurai pada Selasa, 8 September 2026. Sejak sekitar pukul 08.00 WIB, antrean truk besar yang sebelumnya mengular hingga belasan kilometer sudah tidak terlihat di jalan nasional.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian mengatakan, hasil pemantauan dari udara maupun di lapangan menunjukkan arus lalu lintas kembali normal. Kendaraan dari dua arah dapat melintas tanpa hambatan.

“Hari ini arus lalu lintas sudah lancar. Dari pantauan udara maupun di lapangan, sudah tidak ada kendaraan yang antre di jalan utama,” kata Tri Pepri, Selasa 8 September 2026.

Meski arus di jalan nasional telah lancar, kendaraan angkutan barang masih mengantre di area parkir Dermaga Bulusan. Truk-truk tersebut menunggu giliran naik ke kapal besar yang disiapkan untuk mempercepat proses penyeberangan menuju Gilimanuk.

Menurut Tri Pepri, kondisi lalu lintas di ruas Situbondo–Banyuwangi terpantau ramai lancar sepanjang hari. Tidak ditemukan lagi kendaraan yang berhenti atau mengantre di bahu jalan seperti yang terjadi selama sepekan terakhir.

“Arus lalu lintas dari dua arah terpantau ramai lancar. Tidak ada kendaraan yang mengantre di bahu jalan,” ujar Pepri.

Kepolisian dari Polresta Banyuwangi bersama personel bantuan kendali operasi (BKO) Polda Jawa Timur masih disiagakan di kawasan pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan logistik dan memastikan arus tetap terkendali.

Sementara itu, penguatan kapasitas penyeberangan juga dilakukan PT ASDP Indonesia Ferry dengan mendatangkan dua kapal berkapasitas besar dari lintasan Merak–Bakauheni, yakni KMP Jatra I dan KMP Portlink 0.

KMP Jatra I akan memperkuat layanan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, sedangkan KMP Portlink 0 dioperasikan pada lintasan Tanjung Wangi–Lembar. Kehadiran kedua kapal tersebut diharapkan menjaga kelancaran distribusi logistik sekaligus mencegah antrean panjang kembali terjadi di Pelabuhan Ketapang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....