Erupsi Semeru, Kolom Abu 500 Meter Mengarah ke Timur Laut
- 21 Sep 2026 15:47 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang- Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Senin, 21 September 2026 pukul 10:00 WIB. Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak atau sekitar 4.176 meter di atas permukaan laut.
Data yang dihimpun RRI dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Geologi, dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut.
Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 1 menit 34 detik.
Aktivitas erupsi tersebut juga dirasakan warga sekitar. Warga Dusun Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Nurkholik mengatakan mendengar suara gemuruh diduga dari Gunung Semeru.
Nurkholik yang juga aktivis peduli erupsi Semeru mengimbau agar warga dan penambang pasir mematuhi rekomendasi pemerintah.
"Kami juga selalu menghimbau agar warga dan penambang selalu mematuhi aturan yang ada agar selamat," katanya, Senin (21/9/2026).
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, menegaskan saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III atau Siaga.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.
Di luar jarak tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
"Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu atau pijar," tegas Isnugroho.
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....