P-APBD 2026, Pemkab Targetkan Penyerapan Anggaran hingga 95 Persen

  • 17 Sep 2026 10:36 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - DPRD Kabupaten Jember bersama Pemerintah Kabupaten Jember menyepakati Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna pada Senin 14 September 2026.

Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD menyampaikan hasil pembahasan Badan Anggaran dan pendapat akhir fraksi sebelum dilanjutkan dengan persetujuan bersama terhadap Raperda Perubahan APBD 2026 serta penyampaian pendapat akhir Bupati Jember.

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan pengesahan P-APBD tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan program pembangunan dapat berjalan sesuai alokasi anggaran yang telah ditetapkan.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian yakni pendidikan. Menurut Fawait, dukungan anggaran pemerintah pusat untuk program revitalisasi sekolah di Jember meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan 2025.

“Revitalisasi sekolah kita insya Allah naik lebih dari 100 persen dibanding tahun 2025. Dan penyerapan ini berlaku seimbang, baik untuk sekolah negeri maupun lembaga swasta mulai dari jenjang TK, PAUD, SD, hingga SMP,” ujarnya.

Fawait mengatakan Pemkab Jember juga mendorong anggota DPRD untuk ikut mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Langkah tersebut dilakukan agar lebih banyak program pembangunan di Jember mendapat dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.

Sementara terkait realisasi APBD, Fawait menyebut penyerapan anggaran secara keseluruhan telah mencapai sekitar 58 hingga 60 persen.

Pemkab Jember menargetkan realisasi penyerapan hingga akhir 2026 berada pada kisaran 90 sampai 95 persen.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi pelaksanaan anggaran, khususnya untuk pekerjaan fisik. Salah satunya penyesuaian harga material dan bahan bakar yang turut berdampak pada proses pengerjaan di lapangan.

Di sisi lain, Fawait menyebut adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) akibat efisiensi kegiatan merupakan bagian dari pengelolaan keuangan daerah.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....