Pemkab Jember Targetkan Kemiskinan Turun Signifikan dalam Lima Tahun
- 09 Sep 2026 01:04 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Pemkab Jember menargetkan angka kemiskinan terus menurun dalam lima tahun ke depan. Strategi pengentasan kemiskinan disusun berdasarkan kondisi masyarakat, dengan membedakan intervensi bagi warga usia produktif dan nonproduktif.
Hal itu disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna penyampaian jawaban atas Raperda Perubahan APBD 2026, Senin (7/9/2026).
Fawait mengatakan penanganan kemiskinan membutuhkan data yang akurat agar program pemerintah tepat sasaran. Pemkab Jember telah melakukan verifikasi dan validasi data, termasuk melibatkan ASN pada kelompok desil 1 serta mahasiswa KKN Kolaboratif.
“Kolaborasi juga terjalin bersama mahasiswa KKN Kolaboratif yang berhasil memutakhirkan data serta mendeteksi data warga miskin yang telah meninggal dunia," ujarnya.
Menurutnya, proses pemutakhiran tersebut juga menemukan puluhan ribu data warga miskin yang telah meninggal dunia sehingga perlu diperbaiki dalam basis data penerima program.
Untuk warga miskin usia produktif, pemerintah akan mengarahkan intervensi pada peningkatan kemampuan ekonomi melalui pelatihan kerja dan bantuan usaha.
Sementara warga nonproduktif, termasuk lansia berusia 60 tahun ke atas, membutuhkan pendekatan berbeda berupa bantuan sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar.
Strategi pengentasan kemiskinan juga dibagi dalam jangka pendek, menengah dan panjang.
Untuk jangka panjang, pemerintah daerah berfokus pada investasi pendidikan seperti beasiswa dan pembangunan sekolah yang dampaknya terasa 5 hingga 10 tahun mendatang.
Sementara dalam jangka menengah, pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak, seperti penerangan jalan, revitalisasi pasar, serta peningkatan fasilitas rumah sakit.
Fawait optimistis kolaborasi pemerintah daerah dan DPRD dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan. Program lain, termasuk layanan homecare, juga diharapkan mendukung upaya tersebut.
“Angka kemiskinan absolut di Kabupaten Jember tercatat terus menurun dan ditargetkan mengalami penurunan signifikan dalam lima tahun ke depan,” kata Fawait.
Pemkab Jember menekankan penggunaan APBD tidak hanya diarahkan pada satu sektor, tetapi diupayakan menghasilkan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....