Pertamina Tambah Pasokan BBM Jember dari Malang dan Surabaya
- 08 Sep 2026 01:06 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan BBM untuk wilayah Kabupaten Jember melalui terminal alternatif di Malang dan Surabaya.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan distribusi akibat kemacetan panjang di kawasan Pelabuhan Ketapang dan Tanjungwangi, Banyuwangi.
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, kemacetan di kawasan tersebut berdampak terhadap perjalanan mobil tangki yang membawa BBM menuju wilayah Tapal Kuda, termasuk Jember.
Sebelumnya, perjalanan mobil tangki menuju Jember membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 10 jam. Namun, akibat kepadatan lalu lintas, waktu tempuh kini dapat mencapai 15 hingga 20 jam.
“Untuk menjaga ketersediaan BBM, Pertamina kemudian mengatur pola distribusi dengan memanfaatkan terminal penyangga lainnya,” ujarnya, saat on air Halo RRI, Senin (7/9/2026).
Tambahan pasokan dikirim melalui terminal di Malang dan Surabaya, selain tetap mengupayakan distribusi dari Integrated Terminal Tanjung Wangi.
Pertamina juga menambah pasokan sebanyak 100 ribu liter, yang terdiri dari 50 ribu liter Pertalite dan 50 ribu liter Pertamax. Dengan berbagai langkah tersebut, penyaluran BBM ke Jember saat ini mencapai 624 kiloliter per hari.
Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata kebutuhan konsumsi normal Jember yang berada di kisaran 550 kiloliter per hari.
“Per hari ini kita sudah mengirimkan 624 kiloliter per hari. Ini melebihi rata-rata kebutuhan konsumsi di wilayah Jember,” kata Ahad.
Pertamina memastikan stok BBM di Jember tetap dijaga dan distribusi terus dipantau. Sebanyak 41 SPBU yang beroperasi di wilayah Jember turut menjadi bagian dari pemantauan untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ahad mengimbau masyarakat tidak panik menghadapi antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Menurutnya, antrean tidak serta-merta menunjukkan bahwa stok BBM habis, karena pelayanan dan penyaluran BBM tetap berlangsung.
“Belilah secara wajar dan tidak berlebihan. Sebaiknya sesuai kebutuhan agar tambahan pasokan yang telah disiapkan Pertamina dapat diterima masyarakat secara merata,” katanya.
Pertamina mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi mengenai kelangkaan BBM yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta memperoleh informasi melalui sumber resmi dan terpercaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....