Sebanyak 3.920 Mahasiswa Nikmati Beasiswa Banyuwangi, 613 Ikut Seleksi 2026

  • 08 Sep 2026 01:04 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi terus memperluas akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa daerah. Sejak diluncurkan pada 2011 hingga 2025, sebanyak 3.920 mahasiswa telah menerima beasiswa untuk menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Program tersebut berlanjut pada 2026 melalui Beasiswa Banyuwangi Progresif. Tahun ini, sebanyak 613 putra-putri Banyuwangi mendaftar dan mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan beasiswa di berbagai bidang prioritas.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, program beasiswa terus dikembangkan agar semakin banyak generasi muda memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.

“Pendidikan menjadi salah satu perhatian kami. Kami ingin anak-anak Banyuwangi memiliki kesempatan untuk bisa meraih pendidikan setinggi mungkin. Karena itu, program beasiswa terus kami lanjutkan dan kembangkan sesuai dengan kebutuhan,” kata Ipuk, Senin, 7 September 2026.

Beasiswa Banyuwangi Progresif 2026 dibuka melalui beberapa skema, meliputi jalur afirmasi bagi mahasiswa baru, beasiswa berlanjut untuk mahasiswa aktif, serta beasiswa bagi dokter yang melanjutkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Selain bidang kesehatan, program ini juga mencakup Pendidikan, Teknik dan Infrastruktur, Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, Ilmu Sosial, Hukum, hingga Perikanan. Pemkab berharap penerima beasiswa dapat menjadi SDM yang mendukung pembangunan Banyuwangi di berbagai sektor.

Ipuk menambahkan, khusus penerima beasiswa di sektor kesehatan diharapkan dapat mengabdi kembali di Banyuwangi setelah menyelesaikan pendidikan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketersediaan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian menjelaskan, dari 613 pendaftar, sebanyak 124 peserta telah lolos seleksi administrasi dan kini mengikuti tahapan tes psikologi serta wawancara. Hasil akhir sekaligus penetapan penerima beasiswa dijadwalkan diumumkan pada akhir September 2026.

Beasiswa diberikan sejak peserta dinyatakan lolos hingga menyelesaikan masa studi, yakni sampai semester 12 untuk program kedokteran dan semester 8 untuk program studi lainnya. Bantuan mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, buku dan bahan ajar, riset, serta praktik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....