Bupati Ipuk Jamin Pendidikan Anak Dua Korban Hilang KM Virgo hingga Kuliah

  • 17 Sep 2026 15:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Dua warga Banyuwangi yang menjadi korban hilang dalam kecelakaan KMP Virgo Transport 8 mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak kedua korban agar tetap dapat melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi.

Komitmen tersebut disampaikan Ipuk usai mengunjungi keluarga Soni Marta Andika di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, dan Ponco Budi Raharjo di Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Kamis, 17 September 2026. Keduanya merupakan sopir dan kernet truk logistik yang diduga menjadi korban hilang setelah KMP Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa pada Minggu dini hari, 13 September 2026.

“Kami merasa prihatin atas kejadian ini. Tentu karena saat ini proses pencarian masih berjalan, kami berdoa semoga prosesnya dimudahkan,” kata Ipuk.

Dalam kunjungan tersebut, Ipuk menemui istri kedua korban sekaligus menanyakan kondisi pendidikan anak-anak mereka. Ia memastikan pemerintah daerah akan mendampingi keluarga agar persoalan ekonomi tidak menghentikan pendidikan anak-anak korban.

Soni Marta Andika memiliki dua anak yang masih bersekolah, yakni Firdan Maulana (8), siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Firman Eka Putra (17), yang duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sementara Ponco Budi Raharjo memiliki anak kembar, Safira Niken Raharja (19) dan Tiara Niken Raharja (19), yang sedang menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Jember.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi insyaallah akan turun membantu agar mereka tetap bisa sekolah dan berkuliah,” ujar Ipuk.

Menurut Ipuk, anak-anak Soni dapat diakomodasi melalui program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh). Adapun dua anak Ponco berpeluang memperoleh bantuan melalui program beasiswa Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif yang ditujukan bagi mahasiswa.

Ipuk juga menginstruksikan perangkat daerah terkait segera memberikan pendampingan dan bantuan kepada kedua keluarga. Pasalnya, Soni dan Ponco merupakan tulang punggung keluarga, sementara istri keduanya tidak memiliki pekerjaan.

Hingga Kamis, 17 September 2026, proses pencarian terhadap korban KMP Virgo Transport 8 masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Keluarga berharap kedua korban segera ditemukan sehingga memperoleh kepastian atas musibah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....