Kekeringan Meluas, 11 Desa Banyuwangi Mulai Krisis Air

  • 27 Agt 2026 14:44 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Sebanyak 11 desa di empat kecamatan di Kabupaten Banyuwangi mulai terdampak kekeringan pada musim kemarau 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi bersama sejumlah instansi terus menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.

Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana mengatakan, desa terdampak tersebar di Kecamatan Tegaldlimo, Cluring, Pesanggaran, dan Bangorejo. Tegaldlimo menjadi wilayah dengan dampak paling luas karena delapan desanya mengalami krisis air bersih.

Desa tersebut meliputi Kendalrejo, Kedungwungu, Kaliwungu, Purwoagung, Kedungasri, Wringinpitu, Tegaldlimo, dan Kalipait. Sementara di Kecamatan Cluring, kekeringan terjadi di Desa Tamanagung dan Sarimulyo, sedangkan Kecamatan Pesanggaran dan Bangorejo masing-masing terdampak di Desa Sumberagung dan Kebondalem.

Menurut Partana, hingga 24 Agustus 2026 BPBD telah mendistribusikan sekitar 343 ribu liter air bersih atau setara 69 tangki ke wilayah terdampak. Penyaluran dilakukan secara kolaboratif bersama PUDAM, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, PMI, Kodim, serta Bank Jatim.

“Pengiriman air bersih dilakukan secara kolaborasi antar OPD dan jajaran lain, antara lain BPBD, PUDAM, Damkarmat, PMI, Kodim, dan Bank Jatim,” ujar Partana, Rabu, 26 Agustus 2026.

Selain distribusi air, BPBD juga membantu warga memanfaatkan sumber air yang masih tersedia. Di salah satu desa, petugas memasang sarana penyaluran dari sumur warga menuju tandon sehingga air dapat dimanfaatkan lebih dari 40 kepala keluarga.

BPBD memperkirakan potensi kekeringan masih dapat meluas seiring kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang. Berdasarkan peta risiko BPBD, terdapat 17 kecamatan di Banyuwangi yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau 2026.

“Peta BPBD memang di musim kemarau 2026 ini terpetakan berisiko ada 17 wilayah kecamatan. Dari 17 kecamatan, ini sudah mulai 4 kecamatan ini,” kata Partana.

Meski demikian, BPBD memastikan stok dan kapasitas distribusi air bersih masih mencukupi apabila jumlah desa terdampak terus bertambah dalam beberapa pekan ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....