Astra Dampingi 10 SD Banyuwangi Tingkatkan Mutu Pendidikan

  • 26 Agt 2026 16:23 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Sebanyak 10 sekolah dasar di Banyuwangi akan mendapat pendampingan peningkatan mutu pendidikan dari Yayasan Pendidikan Astra–Michael D. Ruslim (YPA-MDR) selama lima tahun. Program pembinaan ini dimulai pada Oktober 2026 dan menyasar penguatan akademik, karakter, seni budaya, serta kecakapan hidup siswa.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Selasa, 25 Agustus 2026. Selain siswa, program juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru.

Gunawan mengatakan pembinaan akan difokuskan pada empat pilar utama, yakni akademik, karakter, seni budaya, dan life skill. Para pendidik akan mendapat penguatan literasi, numerasi, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.

“Melalui pendampingan di empat pilar tersebut, kami berharap dapat mewujudkan generasi muda yang kompeten secara akademik, berkarakter baik, memiliki bekal kecakapan hidup, sekaligus memiliki kepedulian terhadap seni dan budaya lokal,” ujar Gunawan, Selasa, 25 Agustus 2026.

Sepuluh SD yang menjadi sekolah binaan berada di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, dan Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Ke depan, YPA-MDR juga berencana memperluas program pembinaan ke SMKN 1 Glagah.

Menurut Gunawan, kedua desa dipilih karena memiliki potensi lokal yang kuat. Kemiren dikenal sebagai pusat budaya Suku Osing, sedangkan Jambewangi merupakan salah satu sentra pertanian organik yang telah menembus pasar internasional.

“Pembinaan akan mulai Oktober tahun ini di 10 SD Negeri di Desa Jambewangi dan Kemiren. Rencana juga berlanjut ke SMKN 1 Glagah,” katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik keterlibatan dunia usaha dalam memperkuat kualitas pendidikan. Menurutnya, kolaborasi dengan Astra diharapkan melengkapi berbagai program pendidikan yang telah dijalankan pemerintah daerah.

“Kami berharap program dari Astra nantinya bisa mengisi ruang-ruang yang belum kami kerjakan, sehingga saling melengkapi dan tidak tumpang tindih,” ujar Ipuk.

Selama ini Banyuwangi juga mengembangkan berbagai program pendidikan, seperti Siswa Asuh Sebaya (SAS), Gerakan Daerah Entaskan Anak Putus Sekolah (Garda Ampuh), serta beasiswa Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif. Kehadiran program YPA-MDR diharapkan semakin memperkuat ekosistem pendidikan yang berorientasi pada prestasi, karakter, dan kemandirian siswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....