ITB Perluas Kolaborasi Riset dan Inovasi di Banyuwangi
- 23 Agt 2026 05:39 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperluas kerja sama pengembangan daerah berbasis riset dan inovasi. Kolaborasi tersebut akan difokuskan pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di sejumlah sektor strategis.
Rencana penguatan kerja sama dibahas dalam pertemuan Dekan Sekolah Pascasarjana Ilmu dan Teknologi Multidisiplin (SPITM) ITB Prof. Ir. Wahyu Srigutomo bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Jumat sore, 21 Agustus 2026.
Prof. Wahyu mengatakan sinergi ITB dan Banyuwangi sebenarnya telah terjalin selama beberapa tahun terakhir, salah satunya melalui pendampingan pengembangan Geopark Ijen. Pertemuan tersebut menjadi langkah untuk memperluas kolaborasi ke berbagai potensi daerah lainnya.
“Sinergi antara ITB dan Pemkab Banyuwangi sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Salah satunya dukungan ITB dalam pengembangan Geopark Ijen. Kehadiran kami ini untuk memperluas sinergi agar semakin kuat,” kata Prof. Wahyu, Jumat sore, 21 Agustus 2026.
Menurutnya, Banyuwangi memiliki kekayaan geologi, lingkungan, dan budaya yang dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Sementara ITB memiliki sumber daya peneliti, teknologi, dan inovasi yang dapat mendukung pengembangan potensi tersebut.
“Banyuwangi dengan kekhasan geologi dan kulturnya, sedangkan kami di ITB memiliki teknologi, inovasi serta para peneliti. Ini bisa dikolaborasikan sehingga bisa saling menguatkan,” ujar Wahyu.
ITB juga menilai Banyuwangi berpeluang menjadi living laboratory bagi mahasiswa dan dosen. Melalui pendekatan tersebut, kegiatan pendidikan dan riset tidak hanya berlangsung di kampus, tetapi juga langsung menyasar persoalan nyata di masyarakat.
“Dengan aset geologi dan budaya yang sangat kompleks, Banyuwangi bisa menjadi living laboratory pendidikan dan riset bagi para mahasiswa maupun dosen kami. Sebaliknya, riset yang dilakukan harapannya dapat membantu memberikan solusi atas permasalahan di daerah,” tutur Prof. Wahyu.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik perluasan kerja sama tersebut. Menurutnya, hasil riset perguruan tinggi dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan sekaligus mendorong pengembangan sektor pertanian, pariwisata, hingga potensi strategis lainnya.
“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan kampus-kampus, termasuk ITB. Banyak potensi yang bisa kita gali dan kembangkan bersama. Kami berharap, kerja sama ini dapat menghasilkan program konkret yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ipuk.
Ke depan, kedua pihak akan menyusun program kolaboratif yang menghubungkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat agar hasil inovasi dapat diterapkan langsung untuk mendukung pembangunan Banyuwangi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....