Sebanyak 15.000 Bibit Ikan Ditebar di Rowosumo Lumajang
- 30 Agt 2026 19:37 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang – Sebanyak 15.000 bibit ikan gurami, nila, dan monosek ditebar di kawasan Rowosumo, Desa Wonokerto, Kabupaten Lumajang, Minggu, 30 Agustus 2026. Penebaran ini diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang pemanfaatan potensi perikanan bagi masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma mengatakan, penebaran bibit ikan tidak hanya ditujukan untuk menambah populasi ikan di kawasan perairan. Program tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan menjaga keberlanjutan ekosistem Rowosumo.
“Penyebaran bibit ikan bukan hanya kegiatan menebarkan ikan ke perairan, tetapi merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan potensi ekonomi masyarakat,” ujar Dewi Natalia.
Menurut Dewi, keberlanjutan program sangat bergantung pada kondisi lingkungan perairan. Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan sumber air dan tidak menggunakan cara penangkapan ikan yang dapat merusak ekosistem.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Dewi juga mendorong Pemerintah Desa, kelompok masyarakat, pemuda, dan TP PKK untuk ikut mengawal keberadaan ikan yang telah ditebar. Pengelolaan yang baik dinilai dapat membuat kawasan tersebut memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Selain menjadi sumber pangan, potensi perikanan Rowosumo juga dapat dikembangkan sebagai peluang ekonomi masyarakat. Kawasan tersebut bahkan berpeluang dikembangkan menjadi bagian dari daya tarik ekowisata Desa Wonokerto dengan tetap mengutamakan kelestarian lingkungan.
Penebaran 15.000 bibit ikan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pelepasan mahasiswa KKN ITB Widya Gama Lumajang yang telah menyelesaikan kegiatan pengabdian di Desa Wonokerto. Kolaborasi ini diharapkan meninggalkan manfaat yang dapat terus dikembangkan masyarakat setelah program KKN berakhir.
Dewi berharap penebaran bibit ikan dapat menjadi awal pengelolaan sumber daya perairan yang lebih terarah. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah ikan yang ditebar, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dan terjaganya ekosistem Rowosumo.
“Semoga penyebaran bibit ikan hari ini menjadi awal dari tumbuhnya ekosistem yang sehat, masyarakat yang semakin mandiri, dan Desa Wonokerto yang semakin maju dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....