Ancak Agung, Sejumlah Ruas Jember Ditutup Mulai Pukul 11.00

  • 21 Agt 2026 21:00 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Dinas Perhubungan Kabupaten Jember menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung pelaksanaan Ancak Agung di Kabupaten Jember, Sabtu (22/8/2026).

Penutupan sejumlah ruas jalan akan mulai diberlakukan sekitar pukul 11.00 WIB, sebelum arak-arakan Ancak Agung berlangsung.

Kabid Lalu Lintas Dishub Jember, Dian Eka, mengatakan penutupan dilakukan untuk mengatur proses registrasi dan kedatangan gunungan Ancak dari masing-masing kecamatan.

Sementara arak-arakan menuju Alun-Alun Jember dijadwalkan mulai sekitar pukul 15.00 WIB.

“Proses persiapan, registrasi, dan rencana arak-arakan akan dimulai sejak pukul 11.00 siang. Di jam 11.00-12.00 akan dilakukan penutupan jalan mulai dari Gajah Mada sampai sekitar Alun-Alun,” kata Dian, saat on air Halo RRI, Jumat (21/8/2026).

Sejumlah ruas yang terdampak penutupan di antaranya Jalan Wijaya Kusuma, kawasan depan Hotel Nusantara, sekitar SMPN 2 Jember, serta Jalan Kartini.

Untuk proses registrasi, kendaraan pembawa ancak dari masing-masing kecamatan diarahkan menuju Jalan Gajah Mada, tepatnya antara Bank BCA hingga sebelum Simpang Tiga Kenanga.

“Setelah ancak diturunkan, kendaraan akan diarahkan menuju area parkir sehingga tidak menambah kepadatan di jalur arak-arakan,” tambahnya.

Dian menjelaskan, skema tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan, mengingat jumlah ancak tahun ini lebih banyak dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Arak-arakan akan mulai dilepas dari titik registrasi sekitar pukul 15.00 WIB menuju Alun-Alun. Prosesnya diperkirakan sekitar satu jam dan pukul 16.00 WIB seluruh ancak diharapkan sudah sampai dan tertata,” ujarnya.

Rekayasa lalu lintas diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB, termasuk proses penilaian, penghitungan, dan pembersihan.

Setelah itu, pengaturan lalu lintas akan disesuaikan dengan agenda sholawatan yang dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB.

“Untuk kegiatan sholawatan, ruas utama seperti Jalan Gajah Mada, Sultan Agung, Ahmad Yani, dan PB Sudirman akan kembali dibuka,” katanya.

Namun, sejumlah ruas tetap ditutup untuk kebutuhan kantong parkir, antara lain Jalan Wijaya Kusuma, kawasan depan Hotel Nusantara, serta Jalan Kartini dan sekitar Simpang Dewi Sartika.

Dishub juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Pengendara dari arah barat yang tidak memiliki kepentingan menuju kawasan Alun-Alun disarankan menghindari pusat kota melalui Simpang Empat Mangli dan memilih jalur menuju selatan atau utara.

Sementara pengendara dari arah utara masih dapat melintas melalui kawasan SMPN 2 menuju Semanggi atau kawasan Jember Klinik dan kemudian menuju Jalan Ahmad Yani.

“Namun, ruas Ahmad Yani nantinya diperkirakan lebih padat karena sebagian digunakan untuk parkir kendaraan pembawa ancak,” tambahnya.

Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas, Dishub Jember menurunkan sekitar 29-31 personel pengatur lalu lintas. Mereka akan berkolaborasi dengan Satlantas Polres Jember dan Satpol PP.

Dian mengimbau masyarakat, terutama orang tua yang hendak menjemput anak sekolah di sekitar Alun-Alun, seperti SMPN 1, SMPN 2, dan SMKN 5 Jember, agar mengatur waktu perjalanan.

Masyarakat disarankan berangkat lebih awal atau menggunakan jalur alternatif karena antrean kendaraan diperkirakan terjadi di Jalan Gajah Mada hingga Jalan Sultan Agung.

“Kalau tidak ada kepentingan yang mendesak, masyarakat bisa menunda perjalanan sampai arus lalu lintas kembali normal. Bagi yang ingin menyaksikan arak-arakan Ancak Agung, sebaiknya datang sebelum pukul 11.00 WIB dan memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....