Desgrafest 2026 FKIP UNEJ Perluas Kompetisi ke Jawa-Bali

  • 30 Sep 2026 23:03 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember: Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia “Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia” (HMP IMABINA) FKIP Universitas Jember memperluas jangkauan Desain Grafis Festival (DESGRAFEST) 2026 ke wilayah Jawa dan Bali. Perluasan ini sekaligus membuka kompetisi bagi masyarakat umum, setelah pada pelaksanaan sebelumnya peserta dibatasi dari kalangan mahasiswa.

DESGRAFEST merupakan program kerja tahunan salah satu bidang di HMP IMABINA FKIP Universitas Jember. Tahun ini, kegiatan mengangkat tema Resonansi Bahasa Visual : Menjelajahi Kekuatan Desain Grafis sebagai Media Ekspresi dan Pembelajaran Kreatif. Rangkaian kegiatan diawali dengan kompetisi infografis sejak awal September sampai dengan 21 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan proses penilaian. Sebagai penutup, digelar lokakarya sekaligus pengumuman pemenang pada 27 September 2026 di Gedung Soerachman Universitas Jember.

Ketua Pelaksana DESGRAFEST 2026, Indita Dela, mengatakan jumlah peserta sempat menjadi tantangan pada awal masa pendaftaran. Hingga mendekati batas akhir pendaftaran, jumlah peserta masih relatif sedikit. Namun, antusiasme meningkat pada hari terakhir hingga jumlah peserta mencapai 75 orang.

“Di awal kompetisi itu yang bikin deg-degan karena tahun lalu jumlah peserta kompetisinya memang belum begitu banyak. Sampai hampir akhir penutupan pendaftaran itu masih sedikit, tetapi pas tanggal penutupan ternyata membludak sampai 75 peserta,” katanya, 29/9/2026.

Menurut Indita, perluasan wilayah kompetisi dan keterbukaan bagi masyarakat umum memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peserta untuk mengembangkan serta menunjukkan kreativitas di bidang desain grafis. Sebagai catatan, pada pelaksanaan 2025 lalu, DESGRAFEST masih berada pada tingkat Jawa Timur dan diperuntukkan bagi mahasiswa. Sementara pada 2026 ini, cakupan kompetisi diperluas menjadi Jawa dan Bali dengan peserta dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum.

Selain kompetisi, DESGRAFEST 2026 menghadirkan lokakarya dengan Aulian Miki Toha Larobi sebagai pemateri. Ia merupakan graphic designer dan content creator yang juga memiliki pengalaman sebagai juri kompetisi desain. Lokakarya tersebut menjadi bagian dari upaya panitia memperluas wawasan peserta mengenai desain grafis, khususnya sebagai media ekspresi dan pembelajaran kreatif. Materi tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga pemanfaatan desain untuk menyampaikan gagasan melalui komunikasi visual.

Dalam persiapannya, Indita menyebut panitia melakukan koordinasi secara rutin untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Rapat internal dilaksanakan setiap dua minggu guna memantau perkembangan persiapan, membagi tugas, dan meminimalkan miskomunikasi antar anggota.

"Ke depan, kami berharap DESGRAFEST dapat terus dilaksanakan dan berkembang sebagai wadah pengembangan kreativitas di bidang desain grafis. Semoga cakupan kegiatan dapat diperluas hingga tingkat nasional pada penyelenggaraan berikutnya. Dan semoga DESGRAFEST ini bisa menjadi wadah buat teman-teman semuanya untuk semakin mengembangkan kreativitasnya di bidang desain grafis dan juga semoga tahun depan masih lanjut dan bisa lebih ditingkatkan ke tingkat nasional,” ujar Indita penuh semangat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....