Wisudawan Terbaik UNEJ Sofiyah Siapkan Karier di Rumah Sakit
- 28 Sep 2026 19:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Sofiyah Ariefatul Fa’izah Sakbani, S.Kep., menyiapkan karier di bidang keperawatan setelah menyelesaikan pendidikan profesi Ners di Universitas Jember (UNEJ).
Ia berencana bekerja di rumah sakit sekaligus membuka praktik keperawatan mandiri. Sofiyah menjadi salah satu wisudawan berprestasi pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar Sabtu (26/9/2026).
Selama menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Keperawatan UNEJ, ia mempertahankan IPK di atas 3,8 dan memperoleh Beasiswa Kabupaten Jember melalui jalur prestasi.
“Mempertahankan sesuatu terkadang justru lebih sulit daripada mendapatkannya sekali. Jadi, setiap semester saya berusaha memberikan hasil terbaik dari setiap proses yang saya jalani, baik dalam penugasan, ujian, maupun praktik,” ujarnya, Senin, 28 September 2026.
Menurut Sofiyah, capaian akademik tersebut dibangun melalui konsistensi dalam menjalani perkuliahan, praktikum, hingga kegiatan organisasi.
Ia juga belajar mengatur prioritas setelah sempat mengalami kesulitan membagi waktu antara berbagai tanggung jawab.
Ketertarikannya terhadap keperawatan bermula dari kegemarannya mempelajari anatomi dan cara kerja tubuh manusia. Ketertarikan itu kemudian semakin kuat karena ia juga senang berinteraksi dengan orang lain.
Pengalaman praktik di Rumah Sakit Paru Jember saat menempuh pendidikan sarjana turut memperkenalkannya dengan kondisi pasien secara langsung.
Setelah lulus sarjana, Sofiyah melanjutkan Program Profesi Ners dan menjalani praktik profesi di RS Umum Kaliwates Jember serta RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso.
“Ketika melihat pasien dengan berbagai macam kondisi dan penyakit, saya menjadi lebih sering bersyukur atas hal-hal sederhana yang sebelumnya mungkin tidak pernah saya pikirkan,” katanya.
Pengalaman tersebut membuat Sofiyah melihat bahwa kondisi kesehatan tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga memengaruhi aktivitas sehari-hari pasien.
Hal itu membentuk pandangannya mengenai peran perawat yang tidak sebatas memberikan asuhan keperawatan.
“Saya ingin menjadi perawat yang ilmunya bermanfaat, kehadirannya memberikan rasa nyaman, dan keberadaannya bisa memberikan manfaat bagi sebanyak mungkin orang,” ujarnya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk membangun konsistensi melalui kebiasaan sederhana, seperti aktif mengikuti pembelajaran, berani bertanya dan berdiskusi, serta tidak menunda pekerjaan.
Bagi Sofiyah, pengalaman selama pendidikan menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan sebelum terjun ke dunia kerja dan memberikan pelayanan keperawatan kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....