Unmuh Jember Dorong Produktivitas Jamur Tiram Lewat Teknologi GAP
- 18 Agt 2026 16:33 WIB
- Jember
RRI.CO.ID - Jember, Upaya peningkatan kapasitas dan produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus digalakkan di Kabupaten Jember. Pada Selasa pagi (18/8/2026), tim pengabdian masyarakat dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menggelar pelatihan penguatan budidaya jamur tiram berbasis Good Agricultural Practices (GAP) bagi Kelompok Industri Rumah Tangga Jamur Tiram di Jalan Yos Sudarso No. 8, Dusun Langsepan, Kelurahan Keranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember.
Kegiatan pelatihan ini difokuskan pada perbaikan mutu bibit, pengendalian kontaminasi hama, serta pengelolaan mikroklimat kumbung (rumah jamur). Langkah ini menjadi bagian dari program besar bertajuk "Pemberdayaan Industri Rumah Tangga Jamur Tiram di Kabupaten Jember melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Hilirisasi Produk Berbasis Agroindustri" yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti).

Ketua Pelaksana Program Pengabdian Unmuh Jember, Andika Putra Setiawan, menyampaikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan UMKM sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan ekonomi lokal. Menurutnya, UMKM budidaya jamur di Keranjingan telah berkembang sejak 2017 dan berhasil menyerap tenaga kerja dari warga sekitar, mulai dari pemuda hingga tetangga sekitar.
"Melalui transfer teknologi berbasis GAP ini, kami berharap usaha jamur tiram warga dapat terus berkembang dan memiliki daya saing tinggi di masa depan. Perguruan tinggi akan terus bergandengan tangan dengan UMKM sebagai penggerak utama roda perekonomian di tingkat kelurahan dan desa," ujar Andika.
Mitra kegiatan sekaligus pemilik industri rumah tangga jamur tiram, Sugiono, menyambut positif pendampingan yang diberikan tim akademisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa materi pelatihan mengenai pemanfaatan bahan lokal sebagai pestisida nabati sangat membantu petani dalam mengatasi serangan hama dan penyakit tanaman.
"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mendapatkan ilmu baru untuk mengendalikan hama secara aman, sehingga produktivitas panen bisa meningkat. Kami berkomitmen menerapkan ilmu ini dalam operasional sehari-hari dan berharap kerja sama dengan Unmuh Jember terus berlanjut," ungkap Sugiono.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....