Arak-arak Kembali Terbakar, Damkar Berjibaku Padamkan Api

  • 14 Agt 2026 11:06 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Pemandangan Arak-Arak, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, pada Kamis (13/8/2026) malam.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP, BPBD, TNI-Polri, serta Pemerintah Kecamatan turun langsung ke lokasi untuk berjibaku memadamkan api di lahan milik Perhutani KPH Bondowoso tersebut.

Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso, Vara Teddy, menjelaskan bahwa kebakaran bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas dan penjaga objek wisata Pemandangan Arak-Arak sempat berupaya memadamkan api secara manual.

Namun, hingga pukul 18.00 WIB, kobaran api masih terlihat di area tebing sebelah utara. Petugas piket akhirnya menghubungi Mako Damkar Bondowoso.

"Akhirnya (petugas) menghubungi kami," terang Teddy.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman. Petugas juga menyisir area perbatasan Bondowoso–Situbondo yang turut dilaporkan mengalami kebakaran.

"Sampai di lokasi, kami memadamkan satu titik api dengan luasan sekitar 50x60 meter," ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Teddy, ada satu titik api lain seluas kurang lebih 30x40 meter yang tidak dapat dijangkau armada. Lokasinya berada di tebing bagian atas, jauh dari jalan raya, serta sulit untuk membentangkan selang.

"Tambah banyak titiknya ini, makin besar," ujar Teddy saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp di tengah proses pemadaman.

Untuk memadamkan karhutla tersebut, Damkar menerjunkan dua unit armada berkapasitas 6.000 liter dan 5.000 liter, dengan total pengisian ulang air sebanyak dua kali. Pemadaman juga dibantu secara manual menggunakan gepyok.

"Jadi kami menyemprotkan air, dan ada juga yang menggunakan gepyok untuk pemadaman," pungkasnya.

Api berhasil dipastikan padam setelah proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....