Upaya Pemkab Jember Wujudkan Keadilan Kesehatan Diapresiasi LDII

  • 05 Agt 2026 09:38 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID,Jember- Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya mewujudkan keadilan sosial di bidang kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui peluncuran program Homecare, sebuah layanan kesehatan gratis berbasis kunjungan langsung ke rumah warga (door to door).

Inovasi tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi. Menurutnya, program ini menjadi wujud nyata keberpihakan dan keadilan seorang pemimpin dalam melayani rakyatnya tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun status sosial.

"Program Homecare merupakan wujud keadilan seorang pemimpin dalam melayani rakyatnya. Semua warga memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Prinsip keadilan seperti ini juga harus diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan," ujar Malik, Rabu 5 Agustus 2026.

Malik menambahkan, layanan jemput bola ini sangat membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini mengalami keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan. Menurutnya, langkah Pemkab Jember ini juga merupakan bentuk pengamalan amar ma’ruf bil hal atau mengajak kepada kebaikan melalui tindakan nyata.

Selain itu, LDII turut memberikan penghargaan kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di lapangan. Dedikasi mereka dinilai tidak hanya berdimensi pelayanan kemanusiaan, tetapi juga bernilai ibadah.

Ia pun mengutip sabda Rasulullah SAW: "Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya." (HR. Muslim).

Tak hanya memberikan layanan medis dan penanganan dini, program Homecare juga dinilai memiliki fungsi edukatif agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. LDII berharap jangkauan program ini dapat diperluas hingga ke pelosok desa di Kabupaten Jember.

Sebelumnya, Bupati Jember Muhammad Fawait meluncurkan program Homecare pada Jumat (24/7/2026) sebagai bentuk komitmen daerah untuk memberikan kesetaraan layanan medis bagi kaum dhuafa.

"Kalau orang kaya punya dokter pribadi, maka masyarakat Jember yang kurang mampu mulai sekarang juga bisa punya dokter pribadi melalui program Homecare," tegas Gus Fawait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....