KNMP Lateng Banyuwangi Jadi Percontohan Ekonomi Biru ASEAN
- 20 Jul 2026 01:36 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng, Banyuwangi, menjadi salah satu lokasi percontohan pengembangan ekonomi biru bagi delegasi ASEAN ID Blue, forum internasional yang diikuti negara-negara ASEAN, East Asia Summit (EAS), dan Pacific Islands Forum (PIF). Dalam kunjungan lapangan Sabtu 18 Juli 2026, para delegasi mempelajari pengembangan sektor perikanan berbasis hilirisasi dan pariwisata yang diterapkan di kawasan tersebut.
KNMP Lateng dikembangkan sebagai kampung nelayan modern yang mengintegrasikan aktivitas perikanan dengan wisata kuliner. Hasil tangkapan nelayan tidak hanya dijual sebagai ikan segar, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk kuliner yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat pesisir.
Direktur Pemberdayaan Usaha Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ali Rahmat Iman Santoso, mengatakan konsep yang diterapkan di KNMP Lateng berbeda dengan kawasan serupa di daerah lain karena berfokus pada pengembangan pariwisata berbasis kuliner.
"KNMP Banyuwangi berbeda dengan lainnya, mereka fokus pada turisme sehingga lebih mengedepankan wisata kuliner. Hasil tangkapan nelayan langsung dibawa ke sini dan diolah menjadi berbagai macam kuliner," ujar Direktur Pemberdayaan Usaha Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ali Rahmat Iman Santoso, Sabtu 18 Juli 2026.
Selain konsep hilirisasi, kawasan KNMP Lateng juga mengusung arsitektur rumah adat Suku Osing yang dipadukan dengan desain modern. Kawasan ini dilengkapi gerai kuliner, dermaga sandar perahu, tempat pendaratan ikan, pabrik es, workshop nelayan, hingga unit pengolahan hasil laut.
Delegasi ASEAN ID Blue juga berdialog dengan pelaku usaha dan mencicipi berbagai produk UMKM hasil olahan laut. Mereka menilai pengembangan kawasan tersebut mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus memberdayakan masyarakat nelayan.
Leone Bainivanua dari Kedutaan Besar Fiji menyebut model pengembangan KNMP Lateng dapat menjadi inspirasi bagi negaranya yang juga memiliki wilayah kepulauan. Sementara delegasi Malaysia, Faezatun Azirah Binti Yahaya, menilai pemberdayaan komunitas nelayan di Banyuwangi layak dijadikan referensi pengembangan di negaranya.
"Tempat ini sangat bagus, di Fiji belum ada yang seperti ini. Kami terinspirasi untuk mengembangkan konsep serupa karena wilayah kami juga dikelilingi lautan," kata Leone Bainivanua dari Kedutaan Besar Fiji.
Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, menjelaskan KNMP Lateng dibangun berdasarkan potensi daerah dan kebutuhan masyarakat setempat. Kawasan yang sebelumnya hanya dipenuhi lapak sederhana kini berkembang menjadi destinasi wisata kuliner yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga nelayan, terutama para istri nelayan dan pelaku UMKM.
KNMP Lateng merupakan bagian dari program prioritas nasional yang menjadikan Banyuwangi sebagai salah satu dari 100 lokasi awal pengembangan kampung nelayan terpadu di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....