Tiga Rumah di Wonosari Ludes Terbakar
- 17 Jul 2026 19:38 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah kosong di Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan merembet ke dua rumah di sekitarnya, sehingga total tiga rumah terdampak dalam peristiwa tersebut.
Rumah yang menjadi titik awal kebakaran diketahui merupakan bangunan semi permanen milik Kacung. Material kayu yang mendominasi bangunan membuat api cepat membesar hingga rumah tersebut ludes terbakar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Bondowoso, Vara Tedy, membenarkan bahwa terdapat tiga rumah yang terdampak akibat insiden tersebut.
"Siap, betul ada tiga rumah yang terdampak," ujarnya saat dikonfirmasi.
Dua rumah lain yang ikut terdampak merupakan rumah berpenghuni. Salah satunya milik Asia yang mengalami kerusakan sekitar 20 persen. Sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap akibat sambaran api.
Menurut Tedy, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Pasalnya, api pertama kali muncul dari rumah kosong yang diketahui tidak memiliki sambungan listrik.
"Jadi belum diketahui pasti penyebabnya," katanya.
Warga setempat menduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan atau aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.
Proses pemadaman juga sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi cukup sempit sehingga mobil pemadam berukuran besar tidak dapat menjangkau titik kebakaran.
Petugas akhirnya mengerahkan kendaraan Rescue Damkar yang berukuran lebih kecil, dilengkapi mesin sedot air dan bentangan selang untuk menjinakkan api.
"Di lokasi tinggal menyisakan sedikit bara api. Mobil besar kami tidak bisa masuk, jadi kami gunakan mobil rescue sambil membawa mesin sedot," jelas Tedy.
Sebelum petugas tiba, warga sekitar turut bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sehingga kobaran api tidak semakin meluas.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta. Meski menyebabkan kerusakan pada tiga rumah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Korban jiwa nihil," tuturnya.
Pada hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, sekitar pukul 01.00 WIB. Tim Damkar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen.
Sekretaris Desa Kalitapen, Ahmad Arifin, mengatakan kebakaran hanya menghanguskan area kamar rumah milik Yono. Hingga kini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena pemilik rumah yang telah lanjut usia masih menjalani perawatan di Puskesmas akibat sesak napas.
"Belum bisa dimintai keterangan karena korban masih dirawat di Puskesmas akibat sesak napas. Kebakaran hanya di area kamar saja," ujarnya.
Menanggapi dua kejadian tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan darurat kepada para korban berupa bahan pangan, sandang, kasur lipat, kompor, serta kebutuhan logistik lainnya.
Ia menambahkan, penanganan kerusakan rumah akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan. Untuk rumah dengan kategori rusak ringan hingga sedang, BPBD akan memberikan bantuan material bangunan dan logistik. Sedangkan rumah yang mengalami kerusakan berat akan direkomendasikan kepada Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
"Namun, kalau tingkat kerusakannya tinggi atau berat, biasanya kami akan merekomendasikan ke Dinas Perkim untuk ditangani menggunakan program RTLH," pungkas Kristianto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....