Seleksi Monolog PEKSIMIDA Jatim 2026 Digelar di UNEJ

  • 10 Jul 2026 07:55 WIB
  •  Jember

RRI CO.ID, Jember : Universitas Jember menjadi tuan rumah seleksi tangkai lomba monolog dalam rangka Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Timur 2026 yang berlangsung di Gedung KAUJE pada 8-9 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti 24 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur, di antaranya Universitas Jember, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Brawijaya (UB), dan sejumlah kampus lainnya.

Panitia PEKSIMIDA dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jember, Dewi Angelina, mengatakan Rabu,8 Juli 2026 para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam cabang monolog.

Ia berharap kegiatan seni teater di Universitas Jember semakin berkembang dan menarik lebih banyak minat mahasiswa.

"Harapan saya supaya kesenian, khususnya teater di Universitas Jember, semakin menggeliat dan semakin banyak peminat dari kalangan mahasiswa. Selain itu, semoga pihak yang berwenang dapat menghadirkan gedung pertunjukan yang layak dan cukup besar agar bisa menjadi pusat kesenian di Jember," katanya.

Salah satu peserta yang tampil adalah Darul Isan Fernando dari Universitas Trunojoyo Madura, UKM Seni Nanggala, yang membawakan naskah "Aeng" karya Putu Wijaya.

"Latihannya kurang lebih satu bulan. Saya optimis bisa lolos, 100 persen optimis," ujar Darul.

Dina Fitria Hasanah, pembina UKM Teater Tiang yang mewakili Universitas Jember dalam ajang PEKSIMIDA tingkat daerah, menegaskan pihaknya memberikan dukungan penuh kepada peserta.

"Saya memfasilitasi apa yang dibutuhkan, baik dari segi materi maupun moral. Ruangan latihan, akomodasi, dan kebutuhan lainnya kami koordinasikan bersama ketua, sekretaris, dan aktor agar persiapan dapat berjalan maksimal," ujarnya.

Sutradara delegasi Universitas Jember, Elika Triana Suryadi Putri, menjelaskan bahwa naskah "Aeng" dipilih karena memiliki latar psikologis yang kuat.

"Kami memilih naskah ini karena memiliki kekuatan psikologis yang sangat kuat," tuturnya.

Sementara itu, aktor Muhammad Reza Dwiki Darmawan mengakui tantangan terbesar dalam pementasan adalah membangun kondisi psikologis tokoh.

"Tantangannya adalah bagaimana menampilkan sisi psikologis tokoh dan membangun imajinasi, karena apa yang terjadi pada tokoh tidak terjadi dalam kehidupan saya sendiri," kata Reza.

Seleksi monolog PEKSIMIDA Jawa Timur 2026 di KAUJE Universitas Jember tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan seni teater mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kesenian kampus serta melahirkan talenta-talenta teater yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....