PMI Jember Asesmen Wilayah Rawan Kekeringan
- 09 Jul 2026 02:11 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mulai meningkatkan pemantauan di sejumlah wilayah, yang berpotensi terdampak kekeringan.
Ini seiring memasuki musim kemarau. Adapun lokasi yang diasesmen yakni Dusun Krajan, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, serta Dusun Tenggal Batu, Kelurahan Patrang, pada Rabu (8/7/2026).
Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendy, mengatakan asesmen dilakukan sebagai langkah antisipasi berdasarkan pemetaan daerah rawan kekeringan pada tahun sebelumnya.
“Hasil asesmen menunjukkan kondisi di kedua wilayah tersebut masih relatif aman. Kebutuhan air bersih masyarakat masih terpenuhi, meski ketersediaannya mulai terbatas,” katanya.
Untuk itu, lanjut Ghufron, pemantauan akan terus dilakukan secara berkala, termasuk asesmen lanjutan yang direncanakan pada akhir Juli.
“Nah untuk kebutuhan air minum dan memasak di Desa Plalangan itu, sebagian warga mengandalkan air galon isi ulang,” katanya.
Sementara kebutuhan rumah tangga seperti mencuci dan mandi masih dipenuhi dari sumur warga, yang rata-rata memiliki kedalaman sekitar 15 meter.
PMI memastikan akan terus memantau perkembangan debit air di wilayah rawan kekeringan.
Jika kondisi memburuk atau masyarakat mulai mengalami krisis air bersih, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait akan segera dilakukan untuk penyaluran bantuan.
PMI juga mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air selama musim kemarau.
Warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih diminta segera melapor kepada PMI agar dapat segera dilakukan asesmen dan penanganan sesuai kebutuhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....