Bupati Ipuk Mutasi 42 Kepala Sekolah SMP Banyuwangi
- 09 Jul 2026 01:18 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani merotasi 42 kepala sekolah jenjang SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Surat Keputusan (SK) mutasi diserahkan langsung kepada para kepala sekolah di Ruang Rempeg Jagapati, Rabu 8 Juli 2026.
Rotasi dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penyesuaian kepemimpinan kepala sekolah dengan karakteristik sekolah masing-masing. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap kebijakan tersebut mampu meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah dan layanan pendidikan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian mengatakan, seluruh kepala sekolah yang dimutasi telah menjabat di sekolah sebelumnya minimal selama dua tahun. Menurutnya, rotasi merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus upaya mendorong peningkatan kinerja satuan pendidikan.
"Ini untuk penyegaran. Rotasi kita lakukan disesuaikan dengan karakteristik sekolah dengan gaya kepemimpinan kepala sekolah. Harapannya ini bisa membawa perkembangan positif pada sekolah yang baru," ujar Alfian, Rabu 8 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk meminta para kepala sekolah segera beradaptasi di tempat tugas yang baru dan membangun kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Kepala sekolah juga diminta aktif mengidentifikasi siswa yang berpotensi putus sekolah agar dapat segera memperoleh pendampingan.
"Kepala sekolah harus peka terhadap kondisi di sekitarnya. Misalnya, jika ada anak yang berpotensi putus sekolah, segera rangkul mereka," kata Ipuk.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menjalankan berbagai program untuk mencegah anak putus sekolah. Di antaranya melalui Program Garda Ampuh (Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah), bantuan uang saku dan transportasi bagi pelajar kurang mampu, serta kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Program Siswa Asuh Sebaya.
Ipuk juga meminta seluruh kepala sekolah menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dengan dukungan fasilitas yang memadai dan proses pembelajaran yang berkualitas. Dengan demikian, sekolah diharapkan mampu menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....