Polije Kembangkan OkaRise, Camilan dari Ampas Tahu dan Beras Merah

  • 16 Jun 2026 18:25 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Pangan (TRP), Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Negeri Jember (Polije), mengembangkan inovasi pangan fungsional bernama OkaRise.

Camilan sehat tersebut berbahan dasar tepung beras merah dan tepung okara atau ampas tahu. Produk tersebut digagas oleh Fariha Imelda Meiliya bersama lima mahasiswa lainnya.

Ini sebagai upaya memanfaatkan limbah industri tahu yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Inovasi ini juga mendukung konsep zero waste melalui pengolahan limbah pangan menjadi produk bernilai tambah.

Fariha mengatakan, ide pengembangan OkaRise berangkat dari keprihatinan terhadap banyaknya ampas tahu yang terbuang meski masih memiliki kandungan gizi yang tinggi, terutama protein.

“Ide ini berawal dari keprihatinan kami terhadap menumpuknya limbah industri tahu yang kurang termanfaatkan,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).

Dalam pengembangannya, tim memadukan tepung okara yang kaya protein dengan tepung beras merah yang mengandung serat tinggi.

Kombinasi kedua bahan lokal tersebut menghasilkan camilan yang bebas gluten dan berpotensi menjadi alternatif makanan sehat bagi masyarakat.

Menurut Fariha, OkaRise tidak hanya menawarkan manfaat kesehatan, tetapi juga membuktikan bahwa limbah pangan dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Kami ingin membuktikan bahwa limbah pangan lokal bisa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” katanya.

Produk ini dinilai memiliki peluang pasar yang cukup baik, terutama di kalangan konsumen yang menerapkan pola makan sehat dan membutuhkan camilan bergizi.

Selain itu, pemanfaatan ampas tahu juga dapat membantu meningkatkan nilai jual sisa produksi industri kedelai.

Pihak Jurusan Teknologi Pertanian Polije menyambut positif hasil riset mahasiswa tersebut. Inovasi ini dianggap sebagai wujud pembelajaran berbasis proyek yang mampu menghasilkan solusi nyata bagi persoalan pangan dan lingkungan.

Melalui pengembangan OkaRise, para mahasiswa berharap semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk memanfaatkan bahan baku lokal serta berkontribusi dalam pengurangan limbah melalui inovasi pangan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....