PMI Jember Siagakan Distribusi Air Bersih Selama Musim Kemarau
- 06 Jul 2026 01:56 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menyiagakan distribusi air bersih untuk mengantisipasi dampak kekeringan selama musim kemarau.
Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Gufron Eviyan, mengatakan musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga Agustus, bahkan September mendatang.
Sebelumnya, PMI telah menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan sejak 1 Juli 2026 dan terus berkoordinasi dengan BPBD untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.
| Baca juga: PMI Jember Asesmen Wilayah Rawan Kekeringan |
“Kami memperkirakan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga akhir musim kemarau. Penyaluran dilakukan sesuai hasil asesmen dan kebutuhan di lapangan,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).
Sebagai langkah awal, PMI telah menyalurkan bantuan air bersih ke Dusun Bunder, Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari, yang menjadi wilayah pertama mengajukan bantuan akibat kekeringan.
Untuk mendukung penanganan tersebut, PMI menyiagakan satu truk tangki serta satu truk engkel yang dilengkapi tandon berkapasitas 2.200 liter.
Pasokan air bersih diperoleh melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dan Perumdam.
“Kemarin kami mendistribusikan 5.000 liter air bersih ke Desa Sumber Pinang dengan melibatkan empat relawan PMI. Pengiriman air bersih ini akan dilakukan setiap dua hari sekali,” katanya.
Menurut Gufron, hingga kini Desa Sumber Pinang masih menjadi satu-satunya wilayah yang mengajukan bantuan air bersih.
Meski demikian, PMI bersama BPBD telah memetakan sejumlah kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau.
“Hingga hari ini, berdasarkan pemetaan bersama BPBD terdapat tujuh kecamatan yang berpotensi terdampak. Namun yang baru melaporkan dan membutuhkan bantuan baru Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari,” ujarnya.
PMI mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak serta menjaga kelestarian lingkungan agar sumber-sumber air tetap terjaga.
Warga yang mulai mengalami krisis air bersih juga diminta segera melapor melalui jaringan PMI di kecamatan atau langsung ke Markas PMI Kabupaten Jember agar bantuan dapat segera disalurkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....