Kemenpar Dukung JFC 2026 sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Dunia

  • 26 Jul 2026 20:37 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi gelaran tahunan puncak pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 yang berlangsung megah di Alun-Alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu 26 Juli 2026

Ajang karnaval busana bertaraf internasional yang telah memasuki dekade ketiga penyelenggaraannya ini membuktikan bahwa kreativitas dari daerah mampu menjelma menjadi ikon pariwisata nasional sekaligus daya tarik wisatawan global.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menekankan bahwa JFC bukan sekadar parade busana biasa, melainkan simpul penggerak utama diplomasi budaya dan pertumbuhan ekonomi daerah. Atas Kosistensinya, Kemenpar mengapresiasi JFC yang kembali mengukuhkan posisinya dalam jajaran event bergengsi Tanah Air.

"Hari ini kita tidak hanya berkumpul untuk menyaksikan sebuah karnaval. Kita merayakan sebuah gagasan besar bahwa kreativitas adalah kekuatan yang mampu membangun identitas, menggerakkan perekonomian, dan memperkenalkan Indonesia kepada dunia," ujar Menteri Pariwisata RI saat memberikan sambutan pembukaan JFC 2026 di Jember.

Kementerian Pariwisata mencatat, JFC telah secara konsisten masuk ke dalam jajaran Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN). Program unggulan Kemenpar yang dirancang untuk mengurasi serta mempromosikan event unggulan di seluruh wilayah Indonesia.

Dukungan Kemenpar mencakup pendampingan promosi, peningkatan kualitas fasilitas event, hingga fasilitasi akses jejaring internasional. Dukungan strategis ini sejalan dengan penetapan resmi Jember sebagai Kota Karnaval Dunia oleh Presiden RI sejak 2017.

Rekam jejak karya busana JFC pun telah melanglang buana, mulai dari Times Square New York, London, Paris, hingga meraih penghargaan taraf internasional Best National Costume pada ajang Miss Universe dan Miss Supranational.

Kemenpar menggarisbawahi bahwa tolok ukur suksesnya JFC tidak hanya dilihat dari kemegahan panggung dan estetika visual para performer, melainkan dari efek pengganda ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Jember.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, event ini terbukti mampu menggaet lebih dari 1 juta pengunjung serta menghadirkan ribuan wisatawan mancanegara asal Jepang, Singapura, hingga Australia. Tren positif tersebut diproyeksikan terus meningkat pada gelaran JFC 2026 ini.

"Pariwisata berkualitas bukan hanya tentang menghadirkan lebih banyak wisatawan, tetapi tentang menciptakan lebih banyak peluang, lebih banyak manfaat ekonomi, serta ruang bagi pelaku seni dan UMKM untuk tumbuh bersama," tegas Menteri Pariwisata.

Menteri Widiyanti Putri turut mengpresiasi Pemerintah Kabupaten Jember, Yayasan Jember Fashion Carnaval, para tokoh masyarakat, seniman, hingga jajaran Forkopimda dan institusi pendukung seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI) serta perwakilan diplomatik negara sahabat.

Sementara Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) Budi Setiawan menyampaikan optimisme sekaligus bangga atas inovasi serta karya-karya terbaik yang disajikan dalam setiap tahun penyelenggaraan JFC.

“Karena paling tidak ada keraguan sedikit pun bahwa adik-adik akan mampu menyiapkan karya-karya yang terbaik yang akan membanggakan Indonesia di mata dunia,” ungkapnya.

Budi berharap dukungan secara kolaboratif, khususnya dengan pemerintah daerah, Peovinsi hingga Pemerintah Pusat untuk dapat memberikan dukungan di sektor infrastruktur maupun juga di kegiatan-kegiatan hospitality, terutama terkait dengan tamu-tamu dari mancanegara.

Acara puncak JFC 2026 juga turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Jember Muhammad Fawait serta Konsul Jenderal Jepang di Surabaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....