OSN Bondowoso Dievaluasi, DPRD Minta Dispendik Berbenah Total

  • 02 Jul 2026 20:44 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso – Polemik hasil Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Bondowoso mulai menemukan titik terang. DPRD Bondowoso memastikan Dinas Pendidikan (Dispendik) telah mengambil langkah penyelesaian dengan berkoordinasi ke pemerintah pusat, sekaligus meminta evaluasi menyeluruh agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat yang mempertemukan perwakilan wali murid peserta OSN dengan Dispendik Bondowoso di ruang rapat DPRD, Kamis, 2 Juli 2026.

Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas keluhan para wali murid terkait polemik hasil OSN. Seluruh aspirasi disampaikan langsung kepada Kepala Dispendik Bondowoso untuk memperoleh penjelasan mengenai penyebab persoalan dan langkah penyelesaian yang telah ditempuh.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso Ady Kriesna mengatakan, DPRD sengaja menghadirkan Kepala Dispendik agar seluruh aspirasi masyarakat dapat dijawab secara terbuka oleh pihak yang berwenang.

"Tadi perwakilan wali murid peserta OSN sudah menyampaikan aspirasinya langsung ke DPRD. Kami sebagai lembaga legislatif yang menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat memang mengajak Pak Kadis untuk ikut rapat pada kesempatan ini," kata Ady Kriesna.

"Sehingga aspirasi itu bisa langsung didengar kepala dinas. Sehingga dari diknas menyebabkan itu apa dan upaya apa yang dilakukan diknas," imbuhnya.

Berdasarkan penjelasan Dispendik, lanjut Kriesna, persoalan yang terjadi tidak hanya dialami Kabupaten Bondowoso, tetapi juga terjadi di sejumlah daerah lain. Karena itu, indikasi sementara mengarah pada adanya gangguan sistem, bukan kesalahan administrasi di tingkat daerah.

"Sehingga ini sudah nampak dan solusi itu sudah dilakukan. Berkat kesigapan dari aparatur pemerintah di Diknas," ujarnya.

Meski demikian, DPRD meminta Dispendik melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan OSN. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan proses seleksi pada tahun-tahun berikutnya berjalan lebih baik dan tidak kembali menimbulkan keresahan di kalangan peserta maupun orang tua.

Dalam rapat itu, para wali murid juga menyampaikan sejumlah masukan. Salah satunya terkait lokasi pelaksanaan OSN yang diharapkan lebih representatif agar peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan optimal.

Selain itu, DPRD menilai komunikasi antara Dispendik dan wali murid perlu diperkuat. Ady Kriesna mengusulkan pembentukan grup WhatsApp yang melibatkan perwakilan Dispendik dan wali murid sebagai saluran komunikasi resmi.

Melalui mekanisme tersebut, setiap perkembangan maupun kendala dalam pelaksanaan OSN diharapkan dapat segera diinformasikan, sehingga tidak memunculkan simpang siur informasi maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....