Balap Liar Bondowoso Ditindak, Polisi Siapkan Patroli Masif

  • 01 Jul 2026 15:07 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso merespons maraknya aksi speeding dan balap liar yang meresahkan masyarakat dengan mempertemukan pihak korban dan pelaku, sekaligus menegaskan akan meningkatkan patroli rutin secara masif. Langkah tersebut juga mendapat dukungan dari Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid yang berharap penertiban mampu menghentikan aksi balap liar di wilayahnya.

Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Irwan Rizky Prakoso mengatakan, pihaknya telah memfasilitasi pertemuan antara korban dan pelaku sebagai bagian dari upaya penyelesaian persoalan yang muncul akibat aksi balap liar.

"Pada kesempatan siang hari ini kami pertemukan antara pihak korban dan pihak pelaku. Alhamdulillah kedua pihak sudah bertemu dan nanti akan dibicarakan seperti apa penyelesaiannya," ujar Irwan saat dikonfirmasi, 1 Juli 2026.

Ia menegaskan, Satlantas Polres Bondowoso tidak hanya fokus pada penyelesaian kasus, tetapi juga melakukan langkah pencegahan agar aksi speeding maupun balap liar tidak kembali terjadi.

Irwan mengimbau seluruh masyarakat, khususnya kalangan remaja di Bondowoso, untuk menghentikan sepenuhnya aktivitas balap liar maupun speeding di jalan umum.

"Untuk aksi-aksi speeding dan balap liar tolong ditiadakan, bukan dikurangi. Pada intinya kegiatan tersebut tidak ada manfaatnya," kata Irwan.

Menurutnya, kendaraan yang diproduksi pabrikan telah dirancang sesuai spesifikasi keselamatan. Modifikasi yang tidak sesuai standar justru berpotensi membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Ia menambahkan, jalan raya merupakan fasilitas umum yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat, bukan arena balapan atau trek-trekan.

Sebagai langkah penegakan hukum, Satlantas Polres Bondowoso akan mengintensifkan patroli di sejumlah titik yang selama ini kerap dijadikan lokasi balap liar.

"Ke depan kami akan melaksanakan patroli secara rutin dan masif. Bagi yang masih nekat dan ngeyel, kami akan mengambil tindakan tegas dengan penilangan," ungkap Irwan.

Selain penindakan, Polres Bondowoso juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Babinsa, lurah, kepala desa, hingga pihak sekolah dan orang tua apabila pelaku masih berstatus pelajar.

"Kami akan berkoordinasi dengan Babinsa, Pak Lurah, Pak Kades, termasuk jika siswa atau pelajar kami akan berkoordinasi dengan kepala sekolah supaya ikut membantu mengawasi, termasuk juga orang tua," tutur Irwan.

Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyatakan dukungannya terhadap langkah penertiban yang dilakukan kepolisian. Menurutnya, penegakan hukum menjadi salah satu cara untuk mengurangi bahkan menghentikan aksi balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat.

"Saya menghargai penertiban yang dilakukan oleh polisi. Kita berharap dengan penertiban dan penegakan hukum, kegiatan trek-trekan itu nanti bisa berkurang atau berhenti sama sekali. Nanti kita coba arahkan ke arah yang lebih positif," ujar Abdul Hamid Wahid.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dapat menciptakan keamanan serta keselamatan berlalu lintas, sekaligus mengalihkan minat generasi muda ke kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....