Ampas Tahu Jadi Alternatif Pakan Kelinci yang Bernilai Ekonomis

  • 01 Jul 2026 08:00 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember Ampas tahu yang selama ini dikenal sebagai limbah hasil produksi tahu kini dimanfaatkan sebagian peternak di Kabupaten Jember sebagai pakan tambahan untuk kelinci. Selain mudah diperoleh dengan harga terjangkau, ampas tahu dinilai dapat membantu menekan biaya pakan sekaligus mengurangi limbah pangan.

Pemanfaatan ampas tahu dilakukan dengan mencampurkannya bersama hijauan seperti rumput, daun-daunan, maupun pakan konsentrat. Cara tersebut bertujuan agar kebutuhan nutrisi kelinci tetap terpenuhi dan pertumbuhannya tetap optimal.

Salah seorang peternak kelinci di Jember, Mursid, mengatakan ampas tahu telah lama dimanfaatkan sebagai pakan tambahan karena cukup disukai kelinci dan mudah diperoleh dari para perajin tahu di sekitar tempat tinggalnya.

"Ampas tahu biasanya kami campurkan dengan rumput dan pakan lainnya. Kelinci cukup lahap memakannya. Selain menghemat biaya pakan, bahan ini juga mudah didapat karena banyak perajin tahu di sekitar sini," ujar Mursid saat ditemui di peternakannya, Rabu (01/07/2026).

Menurut Mursid, penggunaan ampas tahu dapat membantu peternak mengurangi biaya operasional, terutama ketika harga pakan komersial mengalami kenaikan. Namun, ia tetap memperhatikan kualitas dan kesegaran ampas tahu sebelum diberikan kepada ternak.

"Kami tidak memberikan ampas tahu secara berlebihan. Tetap harus dicampur dengan hijauan agar kebutuhan nutrisi kelinci seimbang. Yang terpenting, ampas tahu harus masih segar supaya kualitas pakannya tetap baik," katanya.

Sementara itu, Dosen Peternakan Universitas Jember, Dr. Budi Santoso, S.Pt., M.P., menjelaskan bahwa ampas tahu masih mengandung protein, serat, dan sejumlah nutrisi yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan tambahan bagi ternak, termasuk kelinci. Meski demikian, penggunaannya tidak dapat menggantikan pakan utama secara keseluruhan.

"Ampas tahu memiliki kandungan protein yang cukup baik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pakan tambahan. Namun, pemberiannya harus seimbang dengan hijauan dan sumber nutrisi lainnya agar kebutuhan gizi kelinci tetap tercukupi," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar peternak memperhatikan kebersihan dan masa simpan ampas tahu. Menurutnya, ampas tahu yang disimpan terlalu lama berisiko mengalami fermentasi atau pembusukan sehingga dapat memengaruhi kesehatan ternak.

"Gunakan ampas tahu yang masih segar dan bersih. Jika kualitasnya sudah menurun atau berbau asam, sebaiknya tidak diberikan kepada ternak karena dapat menimbulkan gangguan pencernaan," tambahnya.

Pemanfaatan ampas tahu sebagai pakan tambahan menjadi salah satu bentuk pengelolaan limbah pangan yang bernilai ekonomi. Selain membantu mengurangi biaya produksi peternak, langkah tersebut juga mendukung pemanfaatan hasil sampingan industri tahu agar lebih ramah lingkungan dan tidak terbuang sia-sia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....