BPBD Petakan Delapan Kecamatan di Jember Rawan Kekeringan

  • 30 Jun 2026 02:13 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memetakan delapan kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau tahun ini. Meski hingga akhir Juni belum ada laporan krisis air bersih, BPBD tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi tersebut terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan BMKG, lima kecamatan masuk kategori potensi kekeringan tinggi, yakni Tempurejo, Kaliwates, Patrang, Rambipuji, dan Sumbersari.

Sementara tiga kecamatan lainnya, yaitu Silo, Mayang, dan Pakusari, berada pada kategori sedang.

“Hingga saat ini belum ada laporan kekeringan dari wilayah-wilayah tersebut. Namun kami tetap dalam kondisi siaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan distribusi air bersih,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyiapkan armada truk tangki beserta enam titik sumber pengambilan air bersih yang siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat apabila terjadi kekeringan.

Menurut Edy, kesiapsiagaan tersebut dilakukan agar distribusi air bersih dapat segera dilakukan ketika ada permintaan dari masyarakat maupun pemerintah desa.

BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan selama musim kemarau berlangsung.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....