Vakum Lima Tahun, Exponak 2026 Bondowoso Kembali Digelar
- 24 Jun 2026 17:52 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bondowoso menggelar Expo Peternakan dan Kontes Ternak (Exponak) 2026 di Pasar Hewan Terpadu, Desa Locare, Kecamatan Curahdami, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Muharram ini kembali digelar setelah vakum selama lima tahun.
Kepala Disnakkan Bondowoso, Hendri Widotono, mengatakan Exponak 2026 menjadi ajang untuk menampilkan ternak unggulan sekaligus memotivasi peternak meningkatkan kualitas usaha peternakan mereka.
“Expo Peternakan dan Kontes Ternak 2026 ini merupakan bagian dari kegiatan Festival Muharram yang dilaksanakan hari ini tanggal 24 Juni 2026,” kata Hendri.
Ia menjelaskan, peserta yang tampil pada babak final merupakan hasil seleksi dari sejumlah Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Bondowoso.
“Peserta ini berjumlah 48 peserta atau ternak, dari 127 yang sudah dinilai dari masing-masing puskeswan, yakni Puskeswan Cermee, Tapen, Pujer, Tamanan dan Curahdami. Sehingga hari ini mengikuti penilaian dari tim juri,” ujarnya.
Menurut Hendri, proses penilaian dilakukan oleh tiga orang juri. Selain kontes ternak, kegiatan tersebut juga melibatkan puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Jumlah juri tiga orang, kemudian ada 59 UMKM yang ikut terlibat di sini,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bondowoso, Nunung Setianingsih, menyampaikan bahwa Exponak 2026 menjadi momentum penting bagi pengembangan sektor peternakan daerah.
“Hari ini telah menjadi momen penting bagi industri peternakan kita. Exponak 2026 hadir kembali setelah lima tahun vakum. Hal ini merupakan sebuah bukti upaya strategis pemerintah daerah untuk menerapkan visi RPJMD tahun 2025-2029 yang bertujuan untuk mewujudkan Bondowoso tangguh, unggul, berdaya saing global dan berbudaya,” ujarnya.
Menurut Nunung, sektor peternakan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kita optimis mampu menunjukkan daya saing daerah di kancah internasional melalui komoditas ternak yang berkualitas tinggi,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga strategi untuk meningkatkan kualitas genetika ternak dan mendorong penerapan peternakan modern.
“Kegiatan ini bukan hanya merupakan ajang semata untuk kontes atau pameran ataupun perlombaan, namun ini merupakan strategi nyata dari kita bersama untuk memotivasi para peternak kita untuk meningkatkan kualitas genetika dari sapi dan juga daging maupun susu dalam praktik peternakan yang modern dan berkelanjutan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Bondowoso juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan hewan dan manajemen praktik dokter hewan serta laboratorium.
Kerja sama tersebut mencakup kegiatan pendidikan, penelitian, magang, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada kontes ternak tahun ini, Puskeswan Tamanan berhasil meraih gelar Juara Umum.
Melalui Exponak 2026, pemerintah daerah berharap kualitas peternakan Bondowoso terus meningkat sehingga mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....