BPS Jember Kerahkan 2.456 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
- 23 Jun 2026 01:51 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember tengah melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026, yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Ribuan petugas diterjunkan untuk mendata berbagai kegiatan usaha masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Jember.
Kepala BPS Kabupaten Jember, Peni Dwi Wahyu Winarsih, mengatakan pelaksanaan sensus sejauh ini berjalan lancar meskipun masih terdapat sejumlah kendala di lapangan. Namun, kendala tersebut dinilai masih dapat diatasi melalui koordinasi dan pemantauan yang terus dilakukan.
“Kami juga melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan petugas menjalankan tugas sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Dalam pelaksanaannya, BPS Jember mengerahkan sebanyak 2.456 petugas yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa.
Para petugas akan melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah atau door to door menggunakan aplikasi digital yang telah disiapkan.
Peni menjelaskan, sensus kali ini mencakup hampir seluruh sektor usaha yang ada di masyarakat.
Mulai dari pertanian, kehutanan, peternakan, pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, akomodasi, penyediaan makanan dan minuman, hingga berbagai sektor jasa.
“Seluruh kegiatan ekonomi masyarakat akan didata, baik usaha yang berbasis digital maupun non-digital, mulai dari usaha mikro hingga usaha besar,” katanya.
Satu-satunya sektor yang tidak menjadi sasaran pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026 adalah sektor pemerintahan.
Melalui pendataan tersebut, BPS akan memperoleh gambaran mengenai struktur, jenis, dan persebaran usaha yang ada di Kabupaten Jember.
Setiap lokasi usaha nantinya akan ditandai menggunakan sistem berbasis geospasial sehingga menghasilkan peta kegiatan ekonomi yang lebih akurat.
“Selama ini masih banyak usaha yang belum terpetakan secara lengkap, terutama usaha-usaha baru dan usaha berbasis digital. Melalui sensus ini, pemerintah akan memiliki data yang lebih lengkap untuk menyusun kebijakan pembangunan ekonomi,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan menerima petugas sensus serta memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya.
“Keberhasilan Sensus Ekonomi tidak hanya bergantung pada petugas BPS, tetapi juga dukungan masyarakat. Dengan data yang akurat, kebijakan pembangunan ke depan akan semakin tepat sasaran,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....