Dispendik Jember: 11 SMP Negeri Belum Miliki Pendaftar pada SPMB Tahap Pertama

  • 23 Jun 2026 01:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap pertama jenjang SMP di Kabupaten Jember telah selesai.

Namun, tidak seluruh sekolah berhasil mendapatkan pendaftar pada tahap awal tersebut. Hal itu disampaikan Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Jember, Muhammad Ridoi.

Dari total 94 SMP negeri yang mengikuti SPMB, sebanyak 83 sekolah tercatat telah memiliki pendaftar. Sementara 11 sekolah lainnya belum mendapatkan pendaftar sama sekali.

“Dari 94 SMP negeri di Kabupaten Jember, ada 83 sekolah yang memiliki pendaftar. Artinya masih terdapat 11 sekolah yang belum memiliki pendaftar pada tahap pertama,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Menurut Ridoi, tahap pertama SPMB meliputi jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi dengan total kuota sebesar 50 persen dari daya tampung masing-masing sekolah.

Meski sebagian besar sekolah telah menerima pendaftar, tidak semua kuota yang tersedia berhasil terisi.

Beberapa sekolah mampu memenuhi kuota yang disediakan, sementara sekolah lainnya masih memiliki sisa kursi yang cukup banyak.

“Kuota tahap pertama memang 50 persen dari pagu sekolah. Ada yang terpenuhi, ada yang belum, bahkan ada yang belum memiliki pendaftar sama sekali,” katanya.

Ia menjelaskan, mayoritas sekolah yang belum mendapatkan pendaftar berada di wilayah pelosok. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Jember.

Karena itu, Dinas Pendidikan berharap jalur domisili yang saat ini sedang berlangsung dapat membantu memenuhi kekurangan jumlah peserta didik di sekolah-sekolah tersebut.

Sisa kuota yang tidak terisi pada tahap pertama akan dialihkan ke jalur domisili. Jika setelah tahap kedua masih terdapat kursi kosong, maka akan dibuka tahapan berikutnya sesuai mekanisme SPMB yang telah ditetapkan.

Ridoi berharap, masyarakat memanfaatkan kesempatan pendaftaran yang masih berlangsung agar seluruh anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak dan merata.

“Harapan kami seluruh kuota yang tersedia dapat terisi sehingga layanan pendidikan bisa menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Jember,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....